Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Kilat
18:39
Industri kripto membutuhkan "reset" sebelum bull market berikutnyaJinse Finance melaporkan bahwa pada 29 Maret, sejak Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di 127.000 dolar AS pada Oktober 2025, kuartal pertama tahun 2026 dibuka dengan gejolak, di mana Bitcoin turun ke level terendah 60.000 dolar AS dalam waktu kurang dari lima bulan. Meskipun volatilitas yang tajam ini terasa menyakitkan, kenyataannya tidak seburuk yang terlihat: pasar sedang melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk meletakkan dasar bagi siklus berikutnya yang lebih kuat. Ketika lingkungan makro, ketegangan geopolitik, dan pasar tradisional melemah, pasar kripto sering kali menjadi yang pertama menghadapi tekanan jual. Saat ini, berbagai faktor berpadu menimbulkan tekanan besar terhadap pasar kripto: meningkatnya risiko rekanan, likuiditas global yang mengetat, tren teknis yang melemah, arus masuk dana ETF yang berkurang, serta meningkatnya tekanan pada sistem kredit dan perbankan secara keseluruhan. Namun, fase seperti ini bukanlah anomali bagi pasar aset digital, mereka adalah bagian dari siklus yang lebih besar—dan bagi mereka yang mampu membaca tren, ini merupakan sinyal peluang di masa depan.
17:49
Negara Bagian Washington menggugat Kalshi atas dugaan menawarkan produk perjudianJaksa Agung Negara Bagian Washington menuduh Kalshi menawarkan “produk perjudian” di pasar prediksi, yang melanggar peraturan negara bagian. Pekan sebelumnya, Negara Bagian Nevada telah memperoleh perintah sementara yang mengharuskan Kalshi menghentikan penawaran produk terkait olahraga, pemilu, dan hiburan di negara bagian tersebut, serta memberlakukan larangan awal pada pasar prediksi di sebuah bursa.
16:26
Prospek Makro Minggu Depan: Konflik AS-Iran di Titik Kritis, Bank Sentral Jepang dan AS Mungkin Memberi Sinyal Kenaikan Suku BungaPada 29 Maret, konflik antara AS dan Iran telah berlangsung selama sebulan penuh. Minggu mendatang tetap dipenuhi ketidakpastian dan potensi peristiwa black swan. Baik itu perundingan damai maupun eskalasi konflik, setiap langkah kecil akan mempengaruhi ketegangan pasar secara signifikan. Selain konflik geopolitik, Bank of Japan dan Federal Reserve akan memaparkan peta ekspektasi kenaikan suku bunga mereka kepada pasar. Data non-farm payroll AS juga akan berdampak besar pada ekspektasi likuiditas pasar. Rincian sebagai berikut: Senin pukul 07:50, Bank of Japan merilis Ringkasan Pendapat dari pertemuan kebijakan moneter bulan Maret. Selasa pukul 04:00, Presiden New York Fed Williams menyampaikan pidato. Rabu pukul 00:00, Presiden Chicago Fed Goolsbee memberikan sambutan pada acara yang diselenggarakan oleh bank tersebut. Rabu pukul 23:00, anggota pemilih FOMC 2026 dan Presiden Dallas Fed Logan menyampaikan pidato. Kamis pukul 20:30, Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada 28 Maret, Neraca Perdagangan AS Februari. Jumat pukul 20:30, Tingkat Pengangguran AS Maret, Nonfarm Payroll AS Maret (disesuaikan secara musiman), Rata-rata Upah Per Jam AS Maret (tahun ke tahun), Rata-rata Upah Per Jam AS Maret (bulan ke bulan). Jumat pukul 21:45, US March S&P Global Services PMI Final. Terakhir, pada 3 April (Jumat), New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq akan ditutup sepanjang hari. Perdagangan logam mulia dan kontrak berjangka minyak mentah AS akan dihentikan sepanjang hari. Kontrak berjangka indeks saham akan ditutup lebih awal. Kontrak berjangka forex dan US Treasury akan berakhir lebih awal. Kontrak berjangka Brent crude oil akan dihentikan sepanjang hari.
Berita