Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Kilat
11:23
MUFG: Pasar Cenderung Berhati-hati dalam Perdagangan Menjelang Batas Waktu Terakhir Trump```htmlGolden Ten Data pada 7 April melaporkan bahwa tenggat waktu semakin mendekat, namun reaksi pasar minyak dunia dan indeks futures saham tidak terlalu signifikan. Derek Halpenny, Kepala Riset Pasar Global dari Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), berpendapat bahwa karena Trump telah beberapa kali memperpanjang tenggat waktu pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran, dan kemungkinan akan melakukannya lagi, para investor menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Trump. Ia mengatakan: "Saya rasa tidak akan tercapai kesepakatan, namun penundaan tampaknya sangat mungkin terjadi. (Trump) sangat mudah mengatakan, 'Kami telah membuat kemajuan, kami ingin mencapai kesepakatan, kami akan menunda tenggat waktu.'"```
11:22
UBS: Sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli saham Morgan StanleyGlonghui, 7 April - UBS menyatakan bahwa para investor sebaiknya memanfaatkan kesempatan untuk membeli saham dari sebuah bursa, karena raksasa perbankan investasi tersebut telah menunjukkan ketahanannya di tengah berbagai faktor negatif. UBS meningkatkan peringkat bursa tersebut dari netral menjadi beli dan menaikkan target harga dari 195 dolar AS menjadi 196 dolar AS, yang berarti potensi kenaikan sekitar 17,7% dari harga penutupan hari Senin. Analis Erika Najarian menunjukkan bahwa, mengingat banyaknya berita negatif yang dihadapi pasar dan saham perbankan baru-baru ini (konflik Iran, kredit swasta, kecerdasan buatan), kami menilai para investor memiliki peluang untuk menambah saham berkualitas tinggi ke dalam portofolionya. Analis tersebut juga menyoroti bahwa bursa itu secara historis selalu proaktif dalam mengadopsi teknologi baru, yang menunjukkan bahwa saham tersebut akan mampu menghadapi risiko disrupsi yang dibawa oleh kecerdasan buatan.
11:17
Pulau Kharg di Iran kembali diserang, terdengar beberapa ledakanReporter pada waktu setempat 7 April mendapatkan informasi dari pihak Iran bahwa Pulau Khark di Iran kembali mengalami serangan dan terdengar beberapa ledakan. Komando Pusat Militer AS pada 14 Maret menyatakan bahwa pada malam 13 Maret, militer AS telah melakukan serangan besar-besaran terhadap Pulau Khark di Iran, dengan lebih dari 90 target militer di pulau itu berhasil dihantam. Militer AS menghancurkan fasilitas penyimpanan ranjau laut Angkatan Laut Iran, bunker penyimpanan rudal, dan target militer lainnya, namun “menjaga” infrastruktur minyak. Pulau Khark, sebagai pusat ekspor minyak Iran, terletak di barat laut Teluk Persia, sekitar 25 kilometer dari pantai Iran. Ini adalah basis ekspor minyak mentah terbesar Iran, di mana 90% minyak mentah Iran diekspor dari sini. (CCTV News)
Berita