Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Kilat
20:02
Harga minyak internasional anjlok pada tanggal 1414 April, harga minyak internasional mengalami penurunan tajam. Saat penutupan, harga kontrak berjangka minyak mentah ringan untuk pengiriman Mei di New York Mercantile Exchange anjlok 7,80 dolar AS, akhirnya ditetapkan pada 91,28 dolar AS per barel, turun 7,87%; sedangkan harga kontrak berjangka minyak mentah Brent London untuk pengiriman Juni juga merosot tajam sebesar 4,57 dolar AS, ditutup pada 94,79 dolar AS per barel, turun 4,6%. Penurunan tajam harga minyak kali ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti situasi penawaran dan permintaan pasar, kondisi geopolitik, serta ekspektasi perkembangan ekonomi, yang tanpa diragukan lagi telah membawa guncangan signifikan bagi pasar energi global. Pergerakan harga minyak selanjutnya juga menarik perhatian banyak investor dan para pelaku industri terkait, sehingga dinamika pasar ke depan patut untuk terus dipantau.
19:45
Pada penutupan perdagangan New York hari Selasa (14 April), ICE Dollar Index turun 0,24% menjadi 98,130 poin, dengan rentang perdagangan harian antara 98,414 hingga 97,969 poin.Indeks Dolar Bloomberg turun 0,27%, menjadi 1.193,27 poin, dengan rentang perdagangan harian 1.196,82-1.191,39 poin. Dolar AS terhadap Yen Jepang turun 0,37%, menjadi 158,87 yen, dengan rentang perdagangan harian 159,46-158,60 yen. Euro terhadap Yen Jepang turun 0,09%, dan Poundsterling terhadap Yen Jepang naik 0,05%.
19:06
Dilaporkan bahwa militer AS saat ini tidak berencana menembaki kapal tanker minyak yang berlayar dari pelabuhan Iran.Pejabat Amerika Serikat menyatakan bahwa militer AS mungkin akan menggunakan drone untuk menyerang kapal cepat milik Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, namun saat ini belum ada rencana untuk menembaki kapal tanker minyak yang berlayar dari pelabuhan Iran. Salah satu pejabat tersebut mengatakan bahwa pihak Amerika saat ini sedang mengevaluasi lebih banyak kapal yang mungkin akan disita. Seiring dengan dimulainya operasi blokade, beberapa kapal tanker minyak telah mengubah haluan mereka ketika mendekati Selat Hormuz. (CCTV)
Berita trending
LainnyaBerita