12:54
Imbal hasil obligasi pemerintah AS mengalami flattening bearish, selisih swap sedikit melebar, pasar berayun antara harapan gencatan senjata dan ultimatum terakhir dari Trump.Swap spread pada hari Senin dibuka sedikit melebar, kecuali untuk tenor 2 tahun, karena swap tertinggal dari pergerakan flattening bearish pada kurva imbal hasil. US Treasury pada sesi Tokyo sedikit rebound dari level terendah karena harapan gencatan senjata antara AS dan Iran, namun kemudian kembali melemah dengan munculnya beberapa arus pembayaran bermakna arah pasar.Karena periode blackout sebelum musim laporan keuangan kemungkinan menahan penerbitan obligasi investment grade, kenaikan swap spread diperkirakan akan terbatas. Namun, mulai 13 April, bank besar dan perusahaan keuangan akan mulai merilis laporan keuangan kuartal pertama dan selanjutnya menerbitkan obligasi. Peminjam ini cenderung melakukan lindung nilai melalui swap, sehingga arus swap terkait transaksi kemungkinan condong ke sisi penerima swap.Setelah perdagangan SOFR futures dibuka dengan pergerakan naik turun campuran, instrumen tersebut turun sejalan dengan spot short-end, sementara sebagian besar pasar di London dan daratan Eropa tutup karena libur Easter Monday. Transaksi US Treasury terbatas pada sesi Tokyo dengan yield yang dibuka dengan pergerakan naik turun campuran. Seiring dimulainya perdagangan sesi Amerika, kurva imbal hasil berubah dari sedikit semakin curam menjadi agak flat.Pada sesi Tokyo, US Treasury melanjutkan penurunan setelah data tenaga kerja non-pertanian yang kuat pada hari Jumat. Kurva JGB (Japanese Government Bond) yang semakin curam menjelang lelang obligasi pemerintah tenor 30 tahun juga mendorong penjualan tambahan. Kenaikan harga minyak, pelemahan yen, dan kekhawatiran terhadap ekspansi fiskal menyebabkan yield JGB 10 tahun naik ke level tertinggi sejak 1999. Pada sesi Amerika, US Treasury rebound dari posisi terendah karena laporan negosiasi gencatan senjata 45 hari, namun pasar tetap waspada karena Trump disebut mulai menghitung waktu untuk menyerang infrastruktur sipil Iran.Pelaku pasar memanfaatkan rebound untuk melakukan lindung nilai guna menghadapi pasokan US Treasury sebesar 119 miliar dolar pekan ini, mendorong yield curve naik di seluruh tenor dan semakin flat. Yield 2 tahun tercatat di 3,871%, naik 1,9 basis poin; yield 10 tahun di 4,360%, naik 1,4 basis poin; dan spread 2 tahun/10 tahun menyempit ke 48,94 basis poin. Indeks saham AS berjangka naik, dolar AS stabil, sementara harga minyak dan emas turun karena laporan gencatan senjata.