Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya

Berita

Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

banner
Semua
Kripto
Saham
Komoditas & Forex
Makro
No Datano_data
Kilat
07:51
Infografis丨Cash is King! 50 Perusahaan dengan Cadangan Kas Terbesar di Dunia
格隆汇2月24日|Menurut data dari TradingView, gambar di bawah ini mencantumkan 50 perusahaan dengan kepemilikan kas terbesar di dunia, dengan total kas yang dimiliki perusahaan-perusahaan ini sekitar 3.1 triliun dolar AS. Perusahaan keuangan mendominasi daftar ini—13 dari 50 perusahaan teratas adalah perusahaan jasa keuangan. Di antaranya, Berkshire Hathaway menempati posisi teratas dengan cadangan kas yang mencengangkan sebesar 382 miliar dolar AS, terutama karena pertimbangan strategis, bukan karena persyaratan regulasi. CITIC Group dan Daiwa Securities Group dari Jepang menyusul di belakangnya, dengan cadangan kas masing-masing sebesar 171 miliar dolar AS dan 131 miliar dolar AS. Selain itu, "Tujuh Raksasa" saham AS—Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Apple, Nvidia, dan Tesla—secara kolektif memegang kas sebesar 597 miliar dolar AS. Raksasa teknologi ini menyimpan cadangan kas dalam jumlah besar, baik untuk akuisisi maupun sebagai perlindungan terhadap potensi gejolak ekonomi, seperti ancaman dari tarif atau konflik geopolitik.
07:49
Perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, BlackRock, menyatakan bahwa seiring dengan meningkatnya pengeluaran pertahanan oleh berbagai negara dan meningkatnya ketidakpastian politik, pasar utang pemerintah diperkirakan akan tetap berada dalam kondisi volatilitas tinggi.
Ketegangan geopolitik mendorong banyak negara untuk meningkatkan anggaran militer, sementara siklus pemilu dan perubahan kebijakan semakin menambah ketidakpastian prospek fiskal. Tekanan ganda ini dapat menyebabkan imbal hasil obligasi berfluktuasi secara signifikan, sehingga investor perlu tetap berhati-hati terhadap valuasi obligasi negara. Meskipun beberapa negara maju berupaya menstabilkan pasar melalui disiplin fiskal, defisit struktural dan keberlanjutan utang tetap menjadi kekhawatiran jangka panjang. Pasar negara berkembang sangat rentan terhadap pembalikan arus modal secara tiba-tiba, dan fluktuasi nilai tukar dapat semakin memperbesar tekanan pembayaran utang. Dalam situasi saat ini, strategi manajemen aset dan liabilitas memerlukan fleksibilitas yang lebih tinggi. Investor institusi sebaiknya mempertimbangkan diversifikasi portofolio dan lindung nilai secara dinamis untuk menghadapi potensi risiko suku bunga.
07:48
Sanae Takaichi menyampaikan kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga kepada Kazuo Ueda
Pada 24 Februari, menurut laporan dari Daily News, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut saat bertemu dengan Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, minggu lalu. Kazuo Ueda mengatakan bahwa pertemuan tersebut terutama membahas situasi ekonomi dan keuangan, dan Perdana Menteri tidak mengajukan permintaan khusus terkait kebijakan moneter. Sanae Takaichi berharap Bank of Japan dapat bekerja sama erat dengan pemerintah untuk mencapai target inflasi 2% yang disertai dengan pertumbuhan upah. Dipengaruhi oleh laporan ini, yen melemah terhadap dolar AS dan euro. Para pelaku pasar berspekulasi bahwa pelemahan yen dapat mendorong Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga pada bulan Maret atau April.
Berita