Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya

Berita

Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

banner
Semua
Kripto
Saham
Komoditas & Forex
Makro
No Datano_data
Kilat
23:54
Setelah lolos uji tekanan, JPMorgan, Goldman Sachs dan bank-bank besar lainnya meningkatkan dividen dan melakukan pembelian kembali saham.
Setelah hasil evaluasi tahunan Federal Reserve diumumkan, JPMorgan, lembaga pemberi pinjaman terbesar di Amerika Serikat, menaikkan dividen kuartalannya dari 1,50 dolar AS per saham menjadi 1,65 dolar AS, sedangkan dividen Goldman Sachs meningkat dari 4,50 dolar AS menjadi 5 dolar AS. JPMorgan juga menyetujui program buyback saham baru senilai 50 miliar dolar AS yang mulai berlaku pada 1 Juli. Dividen Wells Fargo naik dari 45 sen menjadi 50 sen per saham, sementara Morgan Stanley juga menaikkan dividennya dari 1 dolar AS menjadi 1,15 dolar AS. Tes tekanan Federal Reserve, yang diberlakukan setelah krisis keuangan tahun 2008, menunjukkan bahwa semua bank yang diuji mampu mempertahankan modal yang cukup untuk menahan dampak resesi ekonomi hipotetis. Pengujian ini biasanya menentukan seberapa agresif bank dapat mengembalikan modal kepada pemegang saham melalui dividen dan pembelian kembali saham. Tes ini mengharuskan bank mengevaluasi skenario krisis hipotetis dan memperkirakan potensi kerugian berdasarkan portofolio bisnis mereka.
23:46
Pelacakan tren kontrak berjangka
Kontrak berjangka minyak sawit Malaysia mengalami penurunan untuk hari kedua berturut-turut, di tengah adanya rencana kebijakan B50 dari Indonesia dan kekhawatiran terkait El Niño, sementara ketidakpastian masih menyelimuti pasokan dan permintaan di masa mendatang.
23:31
Didorong oleh pertumbuhan ekspor Amerika Serikat, produksi mobil di Inggris kembali meningkat untuk pertama kalinya pada bulan Mei.
Menurut Golden Ten Data pada 25 Juni, Asosiasi Produsen dan Pedagang Mobil Inggris (SMMT) menyatakan bahwa karena peningkatan ekspor ke Amerika Serikat, produksi mobil Inggris pada bulan Mei naik 2,7% secara tahunan, mengakhiri penurunan selama empat bulan berturut-turut sebelumnya. Namun, asosiasi industri tersebut memperingatkan bahwa tingginya biaya energi, risiko perdagangan, serta melemahnya permintaan mobil listrik masih terus mengancam daya saing industri. CEO SMMT, Mike Hawes, mengatakan: “Produsen telah menginvestasikan miliaran pound sterling dalam teknologi emisi nol, namun permintaan dasar yang lemah serta terus meningkatnya biaya kepatuhan kini membuat daya saing, lapangan kerja, dan investasi di masa depan menjadi berisiko.” Data menunjukkan total produksi mobil Inggris pada bulan Mei naik menjadi 51.178 unit, dengan produksi mobil penumpang naik 3,2% secara tahunan menjadi 49.249 unit, sedangkan produksi kendaraan niaga turun 7,6% secara tahunan menjadi 1.929 unit. Ekspor mobil ke Amerika Serikat bulan lalu melonjak 83,1%, namun ekspor ke Uni Eropa dan China masing-masing turun 5,2% dan 14,3%. Pada lima bulan pertama tahun ini, total produksi mobil Inggris turun 8,7% secara tahunan menjadi 317.779 unit.
Berita