Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya

Berita

Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

banner
Kilat
04:17
Perang Iran mendorong skenario bearish ekstrem untuk mata uang dan obligasi Asia
Golden Ten Data melaporkan pada 21 Mei bahwa perang di Iran tengah memberikan tekanan pada pasar negara berkembang di Asia, mendorong beberapa mata uang dan imbal hasil obligasi ke tingkat yang sebelumnya dianggap tidak mungkin dicapai. Seiring berlanjutnya konflik, beberapa analis memetakan skenario bearish yang lebih ekstrem, termasuk depresiasi Rupee India terhadap Dolar AS ke level 100, Rupiah Indonesia ke 18.000, dan Peso Filipina ke 65, karena harga energi yang tinggi memperburuk inflasi dan menghantam perekonomian yang bergantung pada impor. Pasar obligasi juga merasakan tekanan tersebut. Imbal hasil acuan India mungkin akan menguji level tertinggi yang terlihat pada 2022, sementara kepala Asosiasi Pasar Uang Filipina menyatakan bahwa imbal hasil bisa naik ke level tertinggi multi-tahun sebesar 8%.
04:17
Analisis: HYPE melampaui $50 untuk pertama kalinya dalam delapan bulan, didorong oleh short squeeze dan arus masuk dana ETF
BlockBeats melaporkan pada 21 Mei bahwa menurut unggahan Santiment di media sosial, dalam beberapa hari terakhir banyak trader bertaruh pada penurunan HYPE, dengan data funding rate di berbagai platform perdagangan menunjukkan lonjakan signifikan ke nilai negatif. Namun, harga HYPE terus naik, membentuk skenario short squeeze klasik yang memaksa trader bearish melakukan buyback otomatis pada posisi mereka, sehingga harga terdorong lebih tinggi. Saat ini, nilai total open interest HYPE masih bertahan di level yang sangat tinggi, lebih dari 1,92 miliar dolar AS. Meski secara luas pasar memperkirakan likuidasi akan menyebabkan open interest anjlok, karena HYPE adalah salah satu aset paling populer di pasar kripto saat ini, trader baru terus masuk sehingga open interest tetap tinggi. Pendorong utama kenaikan kali ini adalah meningkatnya antusiasme pasar terhadap produk ETF terkait Hyperliquid. Pada Mei 2026, Bitwise dan 21Shares meluncurkan ETF yang dipatok pada HYPE, memberi investor institusional cara untuk mendapatkan eksposur terhadap aset tersebut tanpa harus menggunakan dompet kripto atau bursa terdesentralisasi. Analisis pasar menilai bahwa peluncuran ETF ini menandai langkah Hyperliquid dari platform DeFi niche menuju ekosistem kripto yang diakui institusi.
04:08
Rangkuman dinamika penting siang hari pada 21 Mei
7:00 (UTC+8)-12:00 (UTC+8) Kata kunci: Kalshi, Sui, Syndicate Labs, Y Combinator1. Syndicate Labs mengumumkan akan segera menghentikan operasinya;2. Kalshi memperoleh tambahan pendanaan sebesar 200 juta dolar AS dari institusi baru;3. Pengunduran diri beberapa eksekutif inti Ethereum Foundation kembali memicu perbincangan hangat di industri;4. Sui mengumumkan peluncuran fitur transfer stablecoin bebas Gas, menyederhanakan infrastruktur pembayaran global;5. Federal Reserve AS berencana meluncurkan akun pembayaran versi ringkas dan membuka sistem pembayarannya bagi perusahaan fintech;6. Didukung oleh rencana IPO OpenAI dan SB Energy, harga saham SoftBank melonjak hampir 20%;7. Y Combinator meluncurkan program “YC Crypto Deals”, dengan mitra termasuk Solana Foundation dan lainnya;8. Dokumen pengadilan menuduh Jane Street memanfaatkan informasi orang dalam Terraform untuk melakukan short UST dan meraup keuntungan sebesar 134 juta dolar AS.
Berita