Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.


Saham perangkat lunak yang dulu tidak diminati, kini menjadi incaran semua orang
华尔街见闻·2026/06/02 13:26

Manajer dana Wall Street: Perusahaan terpenting di era AI bukan Nvidia, melainkan TSMC!
华尔街见闻·2026/06/02 12:41

Kilat
22:04
Saba Capital Management telah mencapai kesepakatan dengan dana terkait untuk menarik pencalonan direksi yang sebelumnya dijadwalkan pada rapat tahunan dana tahun 2026.Sementara itu, hedge fund tersebut juga setuju untuk mematuhi klausul “gencatan senjata” yang berlaku hingga 2028. Berdasarkan ketentuan perjanjian, Saba Capital berkomitmen untuk tidak melancarkan perebutan hak suara atau melakukan tindakan konfrontatif lainnya selama periode yang telah ditentukan. Langkah ini bertujuan untuk meredakan hubungan kedua belah pihak dan menciptakan lingkungan yang stabil untuk kerja sama di masa depan.Penyelesaian ini melibatkan beberapa dana, termasuk Voya Asia Pacific High Dividend Equity Fund (ING Asia Pacific High Dividend E) dan Voya Emerging Markets High Dividend Equity Fund (ING Emerging Markets High Divide). Tercapainya kesepakatan ini menandai berakhirnya sengketa jangka panjang.Saba Capital dikenal karena secara aktif mendorong reformasi pada dana tertutup, sering kali memberi tekanan pada manajemen melalui pencalonan dewan direksi. Perjanjian baru ini akan menunda sementara langkah-langkah tersebut dan memberikan kepastian operasional bagi manajer dana.Para analis mencatat bahwa kesepakatan gencatan senjata seperti ini bukan hal yang langka di industri dana, dan umumnya mampu menghindari persaingan hak suara yang memerlukan biaya besar. Kedua belah pihak menantikan pertumbuhan bersama antara nilai aset bersih dana dan kepentingan para pemegang saham selama masa perjanjian.
22:04
Saba Capital Management mengumumkan bahwa dua dana di bawah Voya—Voya Emerging Markets High Dividend Equity Fund (IHD) dan Voya Asia Pacific High Dividend Equity Income Fund (IAE)—akan digabungkan ke dalam Voya Multi-Manager Emerging Markets Equity Fund.Tindakan ini bertujuan untuk mengintegrasikan sumber daya, mengoptimalkan struktur manajemen, dan meningkatkan efisiensi operasional. Setelah penggabungan, aset dari IHD dan IAE akan dikelola secara terdiversifikasi oleh tim profesional Voya Multi-Manager Emerging Markets Equity Fund, dengan fokus utama pada peluang investasi saham di pasar negara berkembang. Penggabungan dana ini diperkirakan akan memberikan strategi investasi yang lebih terfokus, biaya operasional yang lebih rendah, dan pemanfaatan dana yang lebih efisien bagi investor. Pihak Voya menyatakan bahwa penyesuaian ini sejalan dengan strategi jangka panjang mereka untuk memperkuat kemampuan pengelolaan aset di bidang pasar negara berkembang serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pemegang dana. Saat ini, proses penggabungan terkait telah dimulai dan perkembangan selanjutnya akan diungkapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
21:55
Menjelang rilis data ketenagakerjaan non-pertanian, kekuatan bearish mendominasi pasar obligasi AS.Para pedagang obligasi tetap bertahan pada taruhan kenaikan imbal hasil, meskipun mereka telah memangkas sebagian posisi yang paling agresif. Data ketenagakerjaan inti Amerika Serikat yang akan dirilis pada hari Jumat mungkin akan semakin memperkuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Dalam beberapa waktu terakhir, pasar obligasi Amerika Serikat terus didominasi oleh kekuatan bearish. Harga minyak mentah yang naik, ditambah tingkat inflasi yang terus berada di atas target, telah mendorong imbal hasil obligasi pemerintah acuan meningkat tajam dan juga mendorong para pedagang untuk mempercepat taruhan bahwa kenaikan suku bunga bisa dimulai secepatnya tahun ini. Meskipun sentimen pasar sedikit membaik seiring harapan tercapainya perjanjian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, para pedagang secara keseluruhan masih mempertahankan posisi defensif. Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat bertenor 10 tahun telah turun dari level tertinggi hampir 4,69% dua minggu lalu ke di bawah 4,5%, namun masih jauh lebih tinggi dibandingkan level terendah yang dicapai pada awal tahun ini. Para analis Bank of America dalam laporan mingguan terbaru menyatakan: "Posisi pasar saat ini masih cenderung bearish." Mereka menambahkan, "Meski momentum kenaikan tidak sejelas sebelumnya," arah posisi kemungkinan masih akan tetap condong pada kenaikan imbal hasil.
Berita trending
LainnyaSaba Capital Management mengumumkan bahwa dua dana di bawah Voya—Voya Emerging Markets High Dividend Equity Fund (IHD) dan Voya Asia Pacific High Dividend Equity Income Fund (IAE)—akan digabungkan ke dalam Voya Multi-Manager Emerging Markets Equity Fund.
Menjelang rilis data ketenagakerjaan non-pertanian, kekuatan bearish mendominasi pasar obligasi AS.
Berita