Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Kilat
05:25
Natixis: Bank Sentral Jepang Mungkin Akan Mempertahankan Sikap Hawkish, Perhatikan Negosiasi Upah dan Risiko Inflasi金 Ten Data pada 18 Maret melaporkan bahwa Alicia Garcia, Kepala Ekonom Asia Pasifik di Natixis, mengatakan bahwa perang antara Amerika Serikat dan Iran membuat keputusan suku bunga Bank of Japan minggu ini menjadi lebih kompleks, di tengah pertumbuhan ekonomi yang menghadapi berbagai faktor negatif, ketidakpastian semakin meningkat. Konflik ini akan memicu inflasi yang didorong oleh biaya di Jepang, sehingga Bank of Japan mungkin mempertimbangkan kenaikan suku bunga untuk menstabilkan yen dan inflasi impor. Namun, Alicia Garcia percaya bahwa Bank of Japan akan bertindak dengan hati-hati. Ketidakpastian global dapat menahan keinginan perusahaan untuk menaikkan gaji, dan kenaikan harga minyak menambah tekanan pada konsumsi pribadi dan investasi perusahaan, sehingga kenaikan suku bunga preventif dapat merusak momentum pertumbuhan upah nominal. Bank sentral kemungkinan akan mengambil sikap hawkish dengan tidak melakukan perubahan, untuk menghindari gangguan pada negosiasi gaji musim semi, sambil tetap mempertahankan kecenderungan pengetatan guna meredakan tekanan inflasi impor yang baru.
05:17
Mitsui Sumitomo Trust: Bank Sentral Jepang akan mempertahankan suku bunga tidak berubah minggu ini金 Ten Data pada 18 Maret melaporkan bahwa ekonom Sumitomo Mitsui Trust, Kei Fujimoto, menyatakan bahwa Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan pada 0,75% minggu ini. Bank of Japan akan memperhatikan bagaimana kenaikan harga minyak mentah mendorong biaya produk petrokimia dan barang lain yang menggunakan minyak mentah sebagai bahan baku, serta bagaimana tekanan biaya ini ditransmisikan ke harga domestik. Meskipun kenaikan harga minyak mentah akan secara langsung meningkatkan harga energi seperti bensin dalam jangka pendek, fluktuasi sementara ini tidak mungkin mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih awal.
05:12
Produk utama Metaverse dari Meta tidak lagi mendukung akses pengguna headset VR QuestBlockBeats News, 18 Maret, menurut Bloomberg, Meta Platforms telah menyatakan bahwa pengguna headset Meta Quest tidak lagi dapat mengakses Horizon Worlds — sebuah ruang virtual di mana pengguna dapat bertemu sebagai avatar dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas. Hal ini menandai pengurangan lebih lanjut dari ambisi "metaverse" yang pernah menjadi pusat strategi Mark Zuckerberg. Meta mengatakan pada hari Selasa bahwa mulai 15 Juni, konsumen tidak lagi dapat membuat, menerbitkan, atau memperbarui dunia realitas virtual di headset Quest, maupun mengaksesnya melalui Meta Horizon Worlds. Namun, pengguna masih dapat mengakses dunia virtual ini melalui aplikasi Meta Horizon.
Berita trending
LainnyaKeputusan besar di pasar saham bukanlah penetapan harga stagflasi! Analisis mendalam HSBC: Pasar sedang memperhitungkan risiko resesi namun saat ini terdapat ketidaksesuaian struktural dan oversold
Natixis: Bank Sentral Jepang Mungkin Akan Mempertahankan Sikap Hawkish, Perhatikan Negosiasi Upah dan Risiko Inflasi
Berita

