Harga Bitcoin Hari Ini Anjlok ke Rp1,82 Miliar: Apa Penyebabnya? – 20 Agustus 2025
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin hari ini kembali mengejutkan pasar setelah turun di bawah USD 113.000 atau sekitar Rp1,84 miliar, berdasarkan konversi 1 USD = Rp16.295. Penurunan ini terjadi hanya beberapa hari setelah menyentuh rekor tertinggi baru sebesar USD 124.176 (Rp2,02 miliar), menimbulkan pertanyaan tentang arah bull market selanjutnya.
Menurut laporan Cointelegraph yang ditulis oleh Marcel Pechman, penurunan harga ini memicu likuidasi posisi leverage senilai USD 113 juta (Rp1,84 triliun). Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih sangat rentan terhadap tekanan eksternal, terutama dari ketidakpastian ekonomi global.
Faktor Ekonomi Global Menekan Sentimen Pasar

Salah satu penyebab utama ketakutan investor adalah kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat sebesar 50% untuk 407 produk berbasis aluminium dan baja. Barang-barang ini meliputi komponen otomotif, plastik, hingga bahan kimia khusus. Kenaikan harga konsumen yang mungkin terjadi mendorong kekhawatiran akan inflasi dan gangguan rantai pasokan.
UBS, salah satu bank investasi terbesar di dunia, bahkan menaikkan prediksi harga emas ke USD 3.700 per ons pada September 2026 karena prediksi pertumbuhan ekonomi yang melemah dan penurunan nilai dolar AS. Ini menunjukkan bahwa aset safe haven seperti emas kembali dilirik saat kepercayaan pada pasar saham dan crypto melemah.
Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Diprediksi Melonjak Hingga $15.000, Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?
Investigasi SEC Menambah Tekanan
Laporan lain yang turut memperburuk kondisi pasar adalah investigasi oleh Securities and Exchange Commission Amerika Serikat terhadap Alt5 Sigma, mitra World Liberty Financial —perusahaan yang dikaitkan dengan Donald Trump. Alt5 Sigma diduga terlibat dalam manipulasi saham dan penipuan.
World Liberty Financial diketahui menggalang dana sebesar USD 550 juta (Rp8,96 triliun) dari penjualan token publik. Hubungan politik dan dugaan pelanggaran hukum ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, terutama karena Donald Trump diketahui memperoleh USD 57,4 juta (Rp935 miliar) dari kepemilikannya di perusahaan tersebut.
Ketakutan Investor Tercermin di Pasar Derivatif

Pasar derivatif Bitcoin mencerminkan meningkatnya ketakutan melalui indikator delta skew opsi 30 hari yang mencapai 12%, level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Di bawah kondisi normal, metrik ini biasanya berada di kisaran -6% hingga +6%. Angka di atas 10% menunjukkan ketakutan ekstrem dari investor.
Peningkatan permintaan atas kontrak opsi jual (put options) mengindikasikan bahwa pelaku pasar sedang bersiap untuk skenario harga yang lebih rendah. Namun, seperti yang tercatat sebelumnya pada bulan April 2025, lonjakan serupa justru diikuti oleh kenaikan harga sebesar 40% dalam sebulan. Ini memperlihatkan bahwa ketakutan pasar seringkali bersifat berlebihan dan tidak selalu mencerminkan realita fundamental.
Apakah Rp1,82 Miliar Adalah Titik Terendah Bitcoin di Agustus 2025?

Sejauh ini, belum ada indikasi yang kuat bahwa tren naik jangka panjang (bullish) Bitcoin telah berakhir. Banyak analis percaya bahwa penurunan ini hanya merupakan koreksi sehat dalam siklus pasar yang lebih luas. Kondisi ekonomi global memang sedang tidak stabil, namun daya tarik Bitcoin sebagai alternatif aset lindung nilai tetap ada.
Menurut Cointelegraph, volatilitas adalah bagian dari karakter pasar crypto , namun tidak serta-merta menghapus prospek jangka panjang yang tetap positif. Justru, pergeseran dana dari saham tradisional ke cryptocurrency bisa menjadi katalis baru dalam waktu dekat.
Apa yang Harus Diperhatikan Investor?
Investor disarankan untuk tetap waspada namun tidak panik. Kombinasi faktor makroekonomi, geopolitik, dan investigasi hukum memang mempengaruhi harga crypto dalam jangka pendek. Namun keputusan investasi sebaiknya tetap berdasarkan analisis fundamental, bukan reaksi emosional terhadap berita harian.
Seperti biasa, diversifikasi aset, manajemen risiko, dan pemahaman terhadap dinamika pasar menjadi kunci bertahan dalam kondisi penuh ketidakpastian ini.
Baca Juga: Dogecoin Jadi Satu-satunya Meme Coin di Top 25 — Apakah Ini Raja Meme Coin?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari ini , harga solana hari ini , pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
- Marcel Pechman / Cointelegraph. Why is Bitcoin crashing and will $112K be the final bottom? . Diakses tanggal 20 Agustus 2025.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
CandyBomb x LIVE: Trading futures untuk berbagi 500,000 LIVE!
Pasangan perdagangan margin spot baru - CAMP/USDT
Bitget mendukung BGSOL dalam akun perdagangan terpadu dan mode multiaset untuk Futures USDT-M
Pengumuman mengenai listing futures perpetual RWA MSTR, COIN, HOOD, DFDV Bitget
Berita trending
LainnyaHarga kripto
Lainnya








