Cardano Naik 2%, Abaikan Penundaan ETF
Token ADA milik Cardano naik 2% menjadi $0,87 dalam 24 jam terakhir, mencerminkan pemulihan yang lebih luas di pasar kripto. CoinDesk 20 Index (CD20), yang melacak aset digital terbesar, naik 2,8% pada periode yang sama.
Kenaikan ini terjadi saat para trader mempertimbangkan dua perkembangan utama: meningkatnya kepercayaan terhadap kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan September dan keputusan U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) untuk memperpanjang peninjauan terhadap usulan Grayscale mengenai spot Cardano exchange-traded fund (ETF) hingga akhir Oktober 2025.
ADA diperdagangkan dalam rentang sempit namun volatil sebesar $0,04, berfluktuasi antara level terendah $0,83 dan tertinggi $0,88, menurut data dari CoinDesk Analytics. Selisih sekitar 5% tersebut mencerminkan aktivitas yang meningkat. Pada satu titik, token ini melonjak tajam, naik dari $0,84 ke $0,88 dengan volume perdagangan yang lebih dari dua kali lipat rata-rata 24 jam sebesar 39,3 juta.
Setelah lonjakan tersebut, ADA masuk ke fase konsolidasi. Para trader menetapkan resistance di $0,88, dengan support baru terbentuk di sekitar $0,85. Pada sesi akhir, harga stabil di $0,86, level yang menurut analis dapat menandakan akumulasi institusional menjelang potensi reli berikutnya.
Latar belakang pasar yang lebih luas tetap bergejolak. Aset kripto turun tajam pada hari Senin karena para trader mengambil keuntungan dari lonjakan akhir pekan yang dipicu oleh pernyataan dovish Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole. Komentar tersebut meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga, yang biasanya mendukung aset berisiko seperti cryptocurrency dengan membuat imbal hasil tradisional menjadi kurang menarik. Pada hari Selasa, investor tampaknya menganggap penurunan tersebut sebagai peluang beli, membantu altcoin untuk rebound.
Suku bunga yang lebih rendah sering kali menjadi angin segar bagi sektor kripto, di mana investor mencari imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah. Secara historis, kondisi seperti ini telah membuka jalan bagi “musim altcoin”, periode di mana token-token kecil mengungguli bitcoin BTC$111,959.05 selama fase konsolidasi.
Sementara itu, penundaan SEC terhadap ETF Cardano milik Grayscale sudah banyak diperkirakan, karena regulator tersebut telah memperlambat hampir semua keputusan ETF spot kripto. Meskipun berita ini sempat menimbulkan ketidakpastian, ketahanan ADA menunjukkan bahwa para trader lebih fokus pada momentum pasar yang lebih luas dan rotasi modal dari bitcoin ke altcoin.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bersulang di bawah Empire State Building, malam ini denyut utama jaringan Monad telah dimulai
Monad tidak lagi sekadar potensi, melainkan masa depan yang tak terelakkan.

Departemen Perdagangan AS "On-chain": Chainlink dan Pyth Mendapatkan Keuntungan dari Kolaborasi Pemerintah dan Bisnis
Kebangkitan kembali oracle dalam putaran ini berbeda dengan spekulasi emosional sebelumnya, karena menggabungkan tiga faktor: kebutuhan nyata, pengakuan resmi, dan logika modal.

Evolusi Sistem Mata Uang: Dari Emas ke Stablecoin
Stablecoin, meskipun bergantung pada kredibilitas kedaulatan seperti mata uang fiat tradisional, dapat memisahkan kepercayaan terhadap kedaulatan dari kepercayaan terhadap kekuasaan perusahaan.

Berita trending
LainnyaHarga kripto
Lainnya








