Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

C (Chainbase) berfluktuasi 41,7% dalam 24 jam: Lonjakan volume perdagangan memicu gejolak harga
Bitget Pulse·2026/03/24 16:50
BR (Bedrock) berfluktuasi 88,8% dalam 24 jam: Lonjakan volume perdagangan memicu pump tanpa fundamental
Bitget Pulse·2026/03/24 16:02
LIGHT (Bitlight) berfluktuasi 66,7% dalam 24 jam: Volume perdagangan melonjak 169% memicu volatilitas ekstrem
Bitget Pulse·2026/03/24 16:02
NAORIS (NAORIS) berfluktuasi 84,0% dalam 24 jam: Lonjakan volume perdagangan futures mendorong harga naik
Bitget Pulse·2026/03/24 16:02
CSPR berfluktuasi 57,8% dalam 24 jam: Pembaruan Mainnet V2.2.0 memicu lonjakan harga yang tajam
Bitget Pulse·2026/03/24 16:02
Kilat
17:56
Kepala divisi investasi energi Carlyle Group baru-baru ini mengungkapkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, total biaya pembangunan pembangkit listrik tenaga gas alam telah meningkat hingga tiga kali lipat dari level sebelumnya.Tren ini mencerminkan bahwa di bawah latar belakang transisi energi global, infrastruktur bahan bakar fosil tradisional menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat.
17:54
Harga tembaga LME turun 66 dolar, ditutup pada 12.100 dolar per tonLME aluminium berjangka ditutup naik $62, di $3.260 per ton. LME zinc berjangka ditutup turun $36, di $3.042 per ton. LME lead berjangka ditutup turun $6, di $1.892 per ton. LME nickel berjangka ditutup turun $132, di $16.950 per ton. LME tin berjangka ditutup naik $294, di $44.238 per ton. LME cobalt berjangka ditutup stabil, di $56.290 per ton.
17:29
Goldman Sachs: Jika perang Iran berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tren kenaikan dolar AS akan meredaJika pasar valuta asing dan suku bunga mulai mengalihkan perhatian dari dampak inflasi ke kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi, kenaikan nilai dolar mungkin akan melambat. Fokus pada risiko pertumbuhan akan menyebabkan yen dan franc Swiss menguat terhadap dolar, sedangkan prospek mata uang pasar berkembang akan "memburuk secara signifikan". Perang yang berkepanjangan akan merugikan pertumbuhan dan prospek mata uang di Eropa maupun Asia; semakin lama konflik berlangsung, semakin sulit menurunkan risiko inflasi.
Berita trending
LainnyaBerita