Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Whitepaper Lightstreams

Lightstreams: Platform Penyimpanan Data Blockchain Peer-to-Peer dan DApp yang Mendukung Privasi

Whitepaper Lightstreams ditulis dan dirilis oleh Michael Smolenski pada 25 Januari 2019, bertujuan mengatasi masalah penyimpanan data saat berbagi konten di jaringan blockchain, serta membuka kemungkinan baru untuk aplikasi terdesentralisasi (DApps) yang lebih kompleks.


Whitepaper Lightstreams bertema “Lightstreams Network”, dengan deskripsi inti “ekosistem aplikasi terdesentralisasi yang merevolusi arus informasi”. Keunikan Lightstreams terletak pada protokol otorisasi unik bernama “Permissioned Blocks” untuk mengelola akses ke konten terlindungi di jaringan terdesentralisasi, serta menggabungkan penyimpanan terdistribusi IPFS, smart contract kompatibel Ethereum, dan mekanisme konsensus Tendermint. Lightstreams bermakna memberdayakan individu dan perusahaan untuk melacak, mengontrol, dan memonetisasi konten digital serta hak kekayaan intelektual mereka, sekaligus menjadi fondasi bagi DApps yang membutuhkan privasi, kerahasiaan, dan skalabilitas.


Tujuan awal Lightstreams adalah membangun ekosistem aman yang mampu mengatasi tantangan penyimpanan data blockchain dan mendukung aplikasi terdesentralisasi yang kompleks. Poin utama dalam whitepaper Lightstreams: dengan menggabungkan protokol otorisasi Permissioned Blocks, penyimpanan terdistribusi IPFS, dan konsensus Tendermint, Lightstreams mampu menyeimbangkan desentralisasi, perlindungan privasi, dan skalabilitas, sehingga memungkinkan akses dan distribusi konten digital yang aman dan terkontrol.

Peneliti yang tertarik dapat mengakses whitepaper Lightstreams asli. Tautan whitepaper Lightstreams: https://s3.amazonaws.com/lightstreams/lightstreams_whitepaper.pdf

Ringkasan whitepaper Lightstreams

Penulis: Julian Hartmann
Terakhir diperbarui: 2025-11-10 12:31
Berikut ini adalah ringkasan dari whitepaper Lightstreams, dijelaskan dengan bahasa yang sederhana agar kamu dapat dengan cepat memahami whitepaper Lightstreams dan memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang Lightstreams.

Apa itu Lightstreams

Sobat, bayangkan saat kita berbagi foto, video, atau menulis artikel di internet, biasanya semua konten itu disimpan di server platform terpusat seperti WeChat, Douyin, atau Weibo. Artinya, platform-platform ini memegang kendali atas konten kita—mereka yang menentukan siapa yang bisa melihat, berapa lama bisa diakses, bahkan bisa menghapusnya kapan saja. Proyek Lightstreams (disebut juga PHT) hadir untuk mengubah situasi ini; ia ibarat gabungan antara “pengelola konten pribadi” dan “brankas pintar”.

Sederhananya, Lightstreams adalah ekosistem aplikasi terdesentralisasi yang bertujuan utama agar setiap orang dapat melacak, mengontrol, dan mengelola konten digital serta hak kekayaan intelektualnya sendiri dengan lebih baik. Kamu bisa membayangkannya sebagai jaringan blockchain khusus, di mana film, musik, dokumen, blog, dan aset digitalmu tidak lagi disimpan oleh satu perusahaan besar, melainkan hanya tersimpan dan tersinkronisasi di perangkat yang kamu izinkan. Dengan begitu, kamulah pemilik sejati konten digitalmu, bisa menentukan siapa yang boleh mengakses, bahkan mengatur hak akses dan pembagian keuntungan melalui smart contract (protokol digital yang berjalan otomatis).

Lightstreams juga kompatibel dengan alat pengembangan Ethereum, artinya para developer bisa dengan mudah membangun berbagai aplikasi terdesentralisasi (DApps) di platform ini, dan aplikasi-aplikasi tersebut mampu menangani data privat dan rahasia, sekaligus tetap menjaga performa tinggi.

Visi Proyek & Nilai Utama

Visi Lightstreams adalah merevolusi cara informasi mengalir, mengembalikan kepemilikan data dari platform ke tangan pengguna. Mereka ingin membangun internet baru, di mana orang bisa mengakses konten yang sama lewat aplikasi berbeda, tanpa terikat pada satu platform tertentu.

Masalah inti yang ingin mereka selesaikan: menyimpan data dalam jumlah besar di blockchain tradisional sangat mahal dan sulit untuk mengatur kontrol akses secara detail. Misalnya, menyimpan file 1MB di Ethereum bisa memakan biaya ribuan dolar, dan kontennya bisa dilihat publik. Lightstreams, lewat solusi teknologinya yang unik, menawarkan “sistem penyimpanan terdesentralisasi berizin”, mengatasi masalah-masalah tersebut.

Dibandingkan proyek sejenis, nilai tambah Lightstreams terletak pada: kapasitas penyimpanan tak terbatas, biaya penyimpanan konten nyaris nol, kecepatan transaksi jauh lebih tinggi, dan yang terpenting, mampu mengelola privasi serta kerahasiaan data secara efektif. Ini membuat DApps yang dibangun di Lightstreams mampu bersaing, bahkan melampaui aplikasi tradisional dalam hal pengolahan data dan pengalaman pengguna.

Fitur Teknologi

Arsitektur teknologi Lightstreams ibarat “sandwich” yang dirancang cermat, menggabungkan berbagai teknologi canggih demi mewujudkan fungsionalitas uniknya:

Lapisan Blockchain

Lightstreams memiliki blockchain independen yang kompatibel dengan Ethereum. Artinya, ia bisa memanfaatkan fitur smart contract Ethereum yang sudah matang, namun menghindari keterbatasan Ethereum dalam menangani data besar.

Mekanisme Konsensus: Proof-of-Authority (PoA)

Demi kecepatan transaksi dan finalitas instan, Lightstreams menggunakan mekanisme konsensus “Proof-of-Authority” (PoA). Sederhananya, PoA bisa diibaratkan: di sebuah desa, bukan semua warga yang mencatat transaksi (seperti PoW di Bitcoin), melainkan hanya beberapa “tokoh berwenang” (node otoritatif) yang dipercaya untuk mencatat dan memverifikasi transaksi. Node-node otoritatif ini sudah mendapat izin jelas dan bersama-sama menjaga keamanan serta stabilitas jaringan. Dengan mekanisme ini, waktu pembuatan blok di Lightstreams bisa 1-3 detik, dan transaksi yang sudah dikonfirmasi tidak bisa dibatalkan, sehingga efisiensi meningkat drastis.

Jaringan Penyimpanan Aman Terdistribusi (Distributed Secure Storage Network, DSSN) & Smart Vault

Lightstreams memanfaatkan IPFS (InterPlanetary File System) sebagai teknologi penyimpanan terdistribusi, menyediakan kapasitas data tak terbatas dan gratis. IPFS ibarat hard disk raksasa bersama di seluruh dunia, file dipecah-pecah dan disimpan di node-node berbeda. Namun, Lightstreams menambahkan “lapisan keamanan” penting di atasnya—Smart Vault.

Smart Vault adalah sistem penyimpanan data terdesentralisasi dengan fitur kontrol privasi yang kuat. Bayangkan, file-mu memang tersimpan di IPFS, tapi hanya mereka yang memegang “kunci Smart Vault” (akun yang diotorisasi lewat smart contract) yang bisa mengaksesnya. Ini mengatasi masalah penyimpanan data pribadi di jaringan terbuka yang bisa melanggar regulasi privasi (seperti GDPR), karena data hanya dikirim ke akun yang mendapat izin.

Gas Relay

Untuk menurunkan hambatan penggunaan aplikasi terdesentralisasi, Lightstreams juga menyediakan fitur Gas Relay. Artinya, developer aplikasi bisa membayar biaya transaksi untuk pengguna, sehingga pengguna tidak perlu memegang token PHT untuk langsung memakai aplikasi—mirip seperti kita menggunakan aplikasi gratis, biaya server di belakang layar ditanggung developer.

Tokenomics

Token asli jaringan Lightstreams adalah Photon, disingkat PHT.

Informasi Dasar Token

  • Simbol Token:PHT
  • Jenis Token:Token utilitas (Utility Token), terutama untuk fungsi dan insentif internal jaringan.
  • Blockchain Penerbit:Jaringan Lightstreams sendiri adalah blockchain independen yang kompatibel dengan Ethereum, namun token PHT awalnya diterbitkan sebagai token ERC20.
  • Pasokan Maksimal:300.000.000 PHT.
  • Pasokan Beredar Saat Ini:Sekitar 46.209.883 PHT.

Fungsi Token

Token PHT berperan penting di ekosistem Lightstreams:

  • Pembayaran biaya transaksi:Pengguna harus membayar biaya transaksi dengan PHT saat beroperasi di jaringan.
  • Pembelian konten digital:PHT dapat digunakan untuk membeli konten digital di jaringan.
  • Partisipasi tata kelola jaringan:Pemegang PHT dapat melakukan staking untuk ikut serta dalam tata kelola jaringan. Mereka bisa mengajukan proposal perubahan protokol dan memberikan suara. Proposal yang lolos akan diimplementasikan oleh “node otoritatif” melalui upgrade perangkat lunak terkoordinasi.

Distribusi & Informasi Unlock Token

Berdasarkan informasi ICO 2019, rencana distribusi awal PHT adalah sebagai berikut:

  • Pra-penjualan & Penjualan publik:55%
  • Tim:20%
  • Penerbitan di masa depan:10%
  • Penasihat, mitra pengembang, dan investor seed round:8%
  • Insentif DApp:5%
  • Bounty bug:2%

Perlu dicatat, sebagai bentuk apresiasi untuk pendukung awal, Lightstreams memutuskan tidak ada vesting (penguncian) untuk kontributor pra-penjualan—semua token yang dibeli (termasuk bonus) langsung bisa diakses pada 18 Juli 2019. Selain itu, setelah berhasil mengumpulkan $4,7 juta di pra-penjualan dan private sale, tim memutuskan tidak ada penjualan token lanjutan, sehingga sebagian token yang tidak terjual disimpan untuk insentif dan pertumbuhan jaringan di masa depan.

Tim, Tata Kelola & Pendanaan

Anggota Inti & Karakteristik Tim

Anggota inti tim Lightstreams meliputi:

  • Michael Smolenski:Pendiri, mantan software engineer di Goldman Sachs, juga arsitek solusi sistem pembayaran online di Westpac Bank. Ia telah memenangkan berbagai penghargaan di bidang blockchain, termasuk juara hackathon blockchain Consensus 2017.
  • Andrew Zappella:Direktur Eksekutif, mantan co-founder dan kepala pengembangan produk di Base7Booking. Ia adalah figur penting di fintech Singapura, berpengalaman di fintech dan blockchain, serta penulis buku “Bitcoin and Blockchain Basics”.

Tim memiliki pengalaman luas di bidang keuangan, rekayasa perangkat lunak, dan blockchain, serta telah diakui di berbagai proyek blockchain.

Mekanisme Tata Kelola

Lightstreams bertujuan membangun jaringan yang dikelola sendiri, menggunakan sistem “Token Curated Governance” (TCG). Artinya, pemegang token PHT bersama-sama menyusun “konstitusi” dan “peraturan” jaringan, yang akan memengaruhi perilaku “node otoritatif” demi menjaga stabilitas jaringan, dengan tujuan utama biaya transaksi rendah dan inflasi harga rendah. Pemegang token dapat mengajukan dan memilih proposal melalui staking, sehingga memengaruhi arah pengembangan jaringan.

Treasury & Pendanaan

Lightstreams berhasil mengumpulkan dana $4,7 juta di private sale dan pra-penjualan. Hard cap awalnya ditetapkan $20 juta. Rencana alokasi dana: 55,4% untuk pengembangan teknologi, 12% untuk pemasaran dan komunikasi, 8% untuk event dan sponsorship, dan seterusnya.

Peta Jalan

Berikut beberapa tonggak sejarah dan peristiwa penting proyek Lightstreams:

  • 2018:Proyek terdaftar di Estonia.
  • 8 Juni 2018:Aktivitas GitHub Lightstreams dimulai.
  • 5 Desember 2018 - 5 Januari 2019:Pra-penjualan proyek.
  • 15 Maret 2019 - 31 Maret 2019:Penjualan publik proyek.
  • 18 Juli 2019:Distribusi token PHT ke peserta pra-penjualan dan penjualan publik, tanpa vesting.

Terkait roadmap dan rencana detail Lightstreams ke depan, belum ditemukan informasi timeline terbaru di sumber publik yang tersedia saat ini. Whitepaper dan sebagian besar dokumen detail dirilis sekitar 2019, dan update dokumen terbaru (seperti Lightstreams Docs) lebih banyak membahas gambaran teknis dan komponen. Untuk perkembangan dan milestone terbaru, disarankan cek pengumuman resmi atau update komunitas proyek.

Peringatan Risiko Umum

Investasi di proyek blockchain mana pun mengandung risiko, Lightstreams pun demikian. Berikut beberapa risiko umum yang perlu diperhatikan:

Risiko Teknologi & Keamanan

  • Risiko sentralisasi konsensus:Lightstreams memakai konsensus PoA, meski efisien, keamanannya bergantung pada keandalan node otoritatif. Jika node-node ini dikuasai segelintir pihak atau diserang, jaringan bisa terdampak.
  • Kompleksitas teknologi:Proyek ini menggabungkan Ethereum, IPFS, dan Tendermint; arsitektur multilapis seperti ini berpotensi menimbulkan celah teknis atau masalah integrasi.
  • Keamanan Smart Vault:Meski Smart Vault dirancang untuk privasi dan kontrol akses, keamanan smart contract-nya sangat krusial; celah apa pun bisa menyebabkan kebocoran data atau akses tidak sah.

Risiko Ekonomi

  • Likuiditas pasar rendah:Berdasarkan data pasar terbaru, volume perdagangan token PHT sangat rendah dan kapitalisasi pasarnya kecil. Artinya, likuiditas token bisa kurang, investor mungkin sulit jual-beli cepat, dan harga bisa sangat fluktuatif.
  • Aktivitas proyek:Sebagian besar info detail dan ICO berpusat di sekitar 2019. Meski ada update dokumen, minimnya aktivitas pengembangan dan pemasaran terkini bisa menandakan laju proyek melambat atau menghadapi tantangan.
  • Persaingan ketat:Bidang blockchain dan penyimpanan terdistribusi sangat kompetitif, banyak proyek baru bermunculan, sehingga daya saing Lightstreams di pasar masih belum pasti.

Risiko Regulasi & Operasional

  • Ketidakpastian regulasi:Kebijakan regulasi kripto dan blockchain global terus berubah, perubahan kebijakan di masa depan bisa berdampak pada operasional proyek dan nilai token.
  • Regulasi privasi data:Meski Lightstreams menekankan privasi data, regulasi privasi di berbagai negara (seperti GDPR) sangat kompleks dan ketat, sehingga proyek harus terus memastikan teknologi dan operasinya selalu patuh aturan terbaru.

Perhatian:Peringatan risiko di atas tidak mencakup semua hal, hanya sebagai referensi umum. Setiap keputusan investasi harus didasarkan pada riset mandiri dan toleransi risiko Anda sendiri. Ini bukan saran investasi.

Daftar Verifikasi

  • Block Explorer:Block explorer Lightstreams dapat diakses di explorer.lightstreams.io.
  • Aktivitas GitHub:Aktivitas GitHub Lightstreams dimulai Juni 2018, dengan 33 repositori publik. Repositori utama meliputi lightstreams-network/lightchain dan lightstreams/lightstreams. Disarankan cek riwayat commit dan frekuensi update untuk menilai aktivitas pengembangan terbaru proyek.
  • Situs Resmi:lightstreams.network
  • Whitepaper:Whitepaper Lightstreams dapat diakses melalui kanal resmi, misalnya lewat tautan Amazon S3.

Ringkasan Proyek

Proyek Lightstreams bertujuan menggabungkan teknologi blockchain dan penyimpanan terdistribusi untuk mengatasi tantangan biaya penyimpanan data, skalabilitas, dan kontrol privasi di blockchain tradisional. Ia membangun blockchain kompatibel Ethereum dengan konsensus PoA untuk performa tinggi, serta teknologi “Smart Vault” unik di atas IPFS untuk kontrol akses dan perlindungan privasi konten digital. Token PHT berfungsi sebagai token utilitas untuk membayar biaya, membeli konten, dan ikut tata kelola.

Dari sisi visi, Lightstreams berupaya mendefinisikan ulang kepemilikan dan distribusi konten digital, memberi pengguna kontrol lebih besar, dan menyediakan kemampuan pengolahan data yang kuat untuk DApps. Namun, dari data pasar, volume perdagangan dan kapitalisasi PHT saat ini masih rendah, dan info serta aktivitas utama proyek berpusat di sekitar 2019. Ini bisa berarti proyek menghadapi tantangan dalam perkembangan selanjutnya, atau pengaruh pasarnya belum sepenuhnya terealisasi.

Secara keseluruhan, Lightstreams menawarkan solusi menjanjikan, khususnya dalam privasi data dan manajemen konten terdesentralisasi. Namun, bagi calon partisipan, sangat penting untuk meneliti perkembangan terbaru, aktivitas komunitas, adopsi pasar, dan komitmen tim secara mendalam. Pastikan selalu melakukan riset sendiri dan pahami semua risiko yang mungkin ada.

Disclaimer: Penafsiran di atas merupakan pendapat pribadi penulis. Silakan verifikasi keakuratan semua informasi secara mandiri. Interpretasi ini tidak mewakili pandangan platform dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Untuk detail lebih lanjut tentang proyek ini, silakan lihat whitepapernya.

Bagaimana pendapat kamu tentang proyek Lightstreams?

BagusBuruk
YaTidak