Pylon Network: Platform Blockchain Energi
Whitepaper Pylon Network diterbitkan oleh tim inti (Horizon Proyectos Energéticos S.L.) setelah proyek dimulai pada 2017, dan pada 2020 mereka memperbarui whitepaper tokenomik untuk merespons krisis energi global, mempercepat transisi energi, serta mengeksplorasi jalur pembangunan berkelanjutan di industri energi dalam konteks desentralisasi.
Inti whitepaper Pylon Network adalah membangun "platform komunikasi digital blockchain terbuka yang dirancang untuk industri energi". Keunikan Pylon Network terletak pada pengembangan kode blockchain open-source pertama yang dirancang khusus untuk kebutuhan sektor energi, menawarkan throughput tinggi hingga 7.000 transaksi per detik, dan memberdayakan konsumen dengan pusat data netral (NDH) untuk kontrol penuh atas data energi mereka; makna Pylon Network adalah, melalui digitalisasi dan desentralisasi, meletakkan dasar pertukaran data energi yang transparan, meningkatkan partisipasi aset energi terdistribusi di pasar, dan mempercepat transisi energi global.
Tujuan awal Pylon Network adalah membangun pasar energi yang terbuka, transparan, dan berpusat pada konsumen. Whitepaper Pylon Network menekankan: dengan menyediakan platform blockchain open-source yang cepat, aman, skalabel, dan sangat hemat energi, serta menggabungkan pusat data netral untuk manajemen data energi yang mandiri oleh pengguna, maka pertukaran data energi yang transparan dan efisien serta penciptaan nilai dapat terwujud tanpa perantara terpusat, memberdayakan individu untuk berpartisipasi di pasar energi.
Ringkasan whitepaper Pylon Network
Apa itu Pylon Network
Teman-teman, bayangkan meteran listrik di rumah kita, yang mencatat berapa banyak listrik yang kita gunakan. Sekarang, bayangkan jika data penggunaan listrik itu tidak hanya bisa dilihat oleh perusahaan listrik, tapi juga bisa kita kendalikan sendiri, bahkan digunakan untuk jual beli energi hijau langsung dengan tetangga—keren, kan? Pylon Network (disingkat PYLNT) adalah proyek blockchain yang berupaya mewujudkan visi ini.
Sederhananya, Pylon Network adalah platform blockchain open-source yang dirancang khusus untuk industri energi. Tujuan utamanya adalah membangun "pusat data energi yang netral", seperti buku besar yang terbuka dan transparan, mencatat semua data terkait energi, misalnya berapa banyak listrik yang dihasilkan panel surya di rumahmu, atau berapa banyak listrik yang kamu gunakan. Platform ini ingin membuat data energi lebih transparan dan dapat dilacak, sehingga pengguna biasa (seperti kita sebagai konsumen, atau "prosumer" yang punya panel surya di rumah) bisa lebih aktif berpartisipasi di pasar energi.
Contoh skenario penggunaan meliputi:
- Berbagi dan kontrol data energi: Kamu bisa menentukan siapa yang boleh mengakses data penggunaan listrikmu, dan data tersebut disimpan secara terenkripsi, hanya kamu yang punya kunci dekripsi.
- Transaksi energi peer-to-peer (P2P): Bayangkan tetanggamu punya kelebihan listrik dari panel surya, kamu bisa membeli langsung dari dia, tanpa lewat perusahaan listrik tradisional. Pylon Network ingin mewujudkan transaksi langsung dan transparan seperti ini lewat teknologi blockchain.
- Sertifikasi energi hijau: Platform dapat melacak dan mengautentikasi asal energi, memastikan bahwa energi yang kamu beli atau gunakan benar-benar hijau dan terbarukan.
- Layanan energi digital: Berdasarkan data transparan ini, perusahaan energi bisa menawarkan layanan yang lebih personal dan efisien, misalnya membantu mengoptimalkan penggunaan listrikmu, atau menawarkan kontrak harga listrik yang lebih menguntungkan.
Blockchain: Kamu bisa menganggapnya sebagai buku besar digital terdesentralisasi yang tidak bisa diubah, semua catatan transaksi tercatat secara terbuka dan transparan, serta dikelola bersama oleh banyak peserta jaringan, bukan oleh satu institusi pusat.
Desentralisasi: Artinya sistem atau jaringan tidak bergantung pada satu institusi pusat untuk beroperasi dan dikelola, melainkan dipelihara dan diputuskan bersama oleh banyak peserta yang tersebar.
Visi Proyek dan Nilai Utama
Visi Pylon Network adalah membuat industri energi lebih digital, lebih sederhana, dan memungkinkan semua orang untuk berpartisipasi. Misinya adalah membuat sektor energi lebih menarik dan transparan, sehingga setiap pelaku energi bisa menawarkan layanan digital yang personal kepada konsumen dan perusahaan energi.
Masalah utama yang ingin dipecahkan adalah rendahnya efisiensi, kurangnya transparansi, dan minimnya partisipasi konsumen di pasar energi tradisional. Dalam sistem energi konvensional, kita sebagai konsumen cenderung pasif dan kurang tahu tentang data energi serta asal-usul energi yang kita gunakan. Pylon Network ingin memberdayakan pengguna akhir lewat teknologi blockchain, agar mereka bisa mengendalikan data energi sendiri dan aktif berpartisipasi di pasar energi.
Dibandingkan proyek sejenis, keunikan Pylon Network adalah fokusnya membangun protokol blockchain open-source khusus untuk industri energi. Bukan sekadar platform transaksi, tapi juga pusat data netral yang mendorong kolaborasi dan komunikasi antara semua pemangku kepentingan di pasar energi (termasuk konsumen, prosumer, retailer energi, dll).
Karakteristik Teknologi
Inti teknologi Pylon Network adalah kode blockchain open-source yang dikembangkan khusus untuk industri energi. Blockchain ini dirancang agar cepat, aman, skalabel, dan sangat hemat energi, dengan tujuan menjadi platform komunikasi digital untuk sektor energi.
Pylon Network menggunakan mekanisme konsensus hibrida, menggabungkan fitur "Proof of Stake (PoC)" dan "Proof of Work (PoW)", serta merupakan fork dari algoritma Litecoin dan CREA. Desain ini bertujuan untuk skalabilitas tinggi, mampu memproses ribuan hingga jutaan transaksi per detik.
Mekanisme Konsensus: Sederhananya, ini adalah aturan dan metode agar semua peserta jaringan blockchain sepakat tentang validitas dan urutan transaksi, demi menjaga keamanan dan konsistensi data blockchain.
Pylon Network juga memperkenalkan sistem dua token: PYLNT dan PYLNC. PYLNT adalah token ERC-20 berbasis Ethereum, mewakili hak partisipasi dan pendapatan terdistribusi di platform Pylon Network. Sedangkan PYLNC adalah koin asli Pylon Network, digunakan untuk membayar biaya layanan, biaya transaksi, dan sebagai insentif untuk mendukung operasional jaringan dan pemeliharaan node.
Tokenomik
Ekonomi token Pylon Network berpusat pada dua token: PYLNT dan PYLNC:
- PYLNT (Pylon Token): Token ERC-20 yang awalnya diterbitkan di Ethereum, mewakili "kepemilikan" dan jaminan keamanan platform Pylon Network. Investor yang memegang PYLNT berhak atas pembagian pendapatan platform, yang didistribusikan dalam bentuk PYLNC. Total suplai PYLNT adalah 633.858, dengan suplai beredar sekitar 602.010 PYLNT.
- PYLNC (Pylon Coin): Mata uang kripto asli Pylon Network, digunakan untuk membayar berbagai layanan dan biaya transaksi di platform. PYLNC dihasilkan melalui sistem "green mining" yang memanfaatkan kelebihan energi terbarukan dari produsen skala kecil, sehingga proses mining sangat hemat energi.
Token: Di dunia blockchain, token adalah aset digital yang bisa mewakili hak, mata uang, atau layanan tertentu. Token ERC-20 adalah standar token yang diterbitkan di blockchain Ethereum.
Mining: Di beberapa jaringan blockchain, mining adalah proses menggunakan kekuatan komputasi untuk memecahkan masalah matematika kompleks, memverifikasi transaksi, dan membuat blok baru. Penambang yang berhasil akan mendapat hadiah berupa mata uang kripto.
Penting: Berdasarkan data pasar terbaru, harga Pylon Network (PYLNT) sudah tidak diperbarui, volume transaksi 24 jam adalah $0, dan statusnya ditandai "tidak aktif". Artinya, aktivitas pasar proyek ini sangat terbatas, bahkan mungkin sudah berhenti. Harap perhatikan hal ini sebelum mengambil tindakan terkait proyek ini.
Tim, Tata Kelola, dan Pendanaan
Proyek Pylon Network digagas oleh tim asal Spanyol, awalnya didorong oleh Klenergy dan Horizon Proyectos Energéticos S.L. Pada ICO (Initial Coin Offering) tahun 2017, proyek ini berhasil mengumpulkan sekitar $245.000. Whitepaper menyebut beberapa anggota inti, seperti Markos Romanos (COO).
ICO (Initial Coin Offering): Penawaran koin perdana, yaitu cara proyek blockchain menggalang dana dengan menerbitkan mata uang kripto sendiri.
Informasi detail tentang mekanisme tata kelola dan dana treasury proyek ini cukup terbatas di sumber publik. Proyek menekankan sifat open-source dan mendorong partisipasi komunitas serta perbaikan desain.
Peta Jalan
Sejarah Pylon Network terutama berfokus pada fase awal proyek:
- 30 Juli 2017: Proyek resmi diluncurkan.
- September–November 2017: ICO digelar, mengumpulkan sekitar $245.000.
- Januari 2018: Kode blockchain open-source Pylon Coin dirilis, menekankan algoritma hemat energi khusus untuk industri energi.
- 2018: Uji coba prototipe pelacakan dan pembayaran energi terbarukan dilakukan di Spanyol bersama koperasi energi lokal GoiEner.
- Q1 2019: Rencana masuk tahap komersialisasi.
- Juni 2020: Ringkasan pembaruan tokenomik dirilis.
Saat ini, rencana detail dan milestone masa depan Pylon Network belum diperbarui di sumber publik. Mengingat tokennya berstatus tidak aktif, arah pengembangan ke depan juga sangat tidak pasti.
Risiko Umum
Saat mempelajari Pylon Network, ada beberapa risiko potensial yang perlu diperhatikan:
- Risiko aktivitas proyek: Risiko paling utama, menurut berbagai platform data kripto, token PYLNT saat ini berstatus "tidak aktif", volume transaksi 24 jam $0, dan harga tidak diperbarui. Ini sangat mengindikasikan proyek mungkin sudah berhenti dikembangkan atau ekosistemnya tidak lagi aktif.
- Risiko teknologi dan keamanan: Meski proyek mengklaim kode blockchain-nya dirancang khusus untuk industri energi dan bersifat open-source, semua proyek blockchain tetap berpotensi menghadapi celah teknis dan serangan keamanan. Jika proyek tidak lagi aktif dipelihara, keamanannya bisa tidak terjamin dan tidak diperbarui.
- Risiko ekonomi: Karena token tidak aktif dan tidak ada volume transaksi, likuiditasnya sangat buruk, hampir tidak bisa diperjualbelikan. Artinya, investasi di token ini berisiko dana tidak bisa keluar.
- Risiko regulasi dan operasional: Whitepaper menyebutkan bahwa fitur platform bisa berubah karena keterbatasan teknis, hukum, regulasi, atau strategi produk. Industri energi sangat diatur, perubahan kebijakan di masa depan bisa memengaruhi operasionalnya.
- Risiko informasi usang: Sebagian besar informasi proyek yang tersedia dipublikasikan antara 2017–2020. Teknologi blockchain berkembang pesat, informasi proyek lama bisa jadi sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.
Daftar Verifikasi
- Situs resmi:
https://pylon-network.org/
- Alamat kontrak token PYLNT (baru):
0xd8924385cd46e6af6f377871c732bde2f8e9dd18(Ethereum)
- Link Etherscan:
https://etherscan.io/token/0xd8924385cd46e6af6f377871c732bde2f8e9dd18
- Aktivitas GitHub: Whitepaper dan artikel awal proyek menyebut repositori kode utama di
https://github.com/klenergy/pyloncoin. [cite: 6 from previous search] Mengingat token PYLNT saat ini berstatus tidak aktif, disarankan untuk mengunjungi langsung repositori GitHub tersebut, cek riwayat commit dan frekuensi update untuk menilai tingkat aktivitas proyek.
Ringkasan Proyek
Pylon Network adalah proyek awal yang berupaya menerapkan teknologi blockchain di industri energi, dengan visi membangun platform data energi yang terbuka, transparan, dan terdesentralisasi, memberdayakan konsumen, serta mendorong adopsi dan transaksi energi hijau. Proyek ini mengusung model dua token (PYLNT untuk kepemilikan dan pendapatan, PYLNC untuk pembayaran dan insentif) serta konsep "green mining" yang hemat energi, dan pernah melakukan uji coba di Spanyol.
Namun, berdasarkan data pasar saat ini, token PYLNT Pylon Network sudah berstatus tidak aktif, volume transaksi nol, dan harga tidak diperbarui. Ini menunjukkan proyek mungkin sudah berhenti beroperasi atau perkembangannya terhenti. Jadi, meski ide dan teknologi awalnya cukup inovatif, nilai dan prospek aktualnya saat ini sangat tidak pasti.
Harap diperhatikan: Informasi di atas disusun dari sumber publik, dan sebagian besar dipublikasikan cukup lama. Pasar kripto sangat fluktuatif, perkembangan proyek bisa berubah dengan cepat. Ulasan ini hanya untuk edukasi, bukan saran investasi. Sebelum mengambil keputusan, lakukan riset dan penilaian risiko secara mandiri.