Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Whitepaper Soma

Soma: Pasar Sosial Terdesentralisasi & Ekosistem Insentif

Whitepaper Soma ditulis dan dirilis oleh tim inti Soma pada akhir 2024, bertujuan untuk mengatasi tantangan rendahnya efisiensi komunikasi lintas rantai dan terputusnya likuiditas aset di ekosistem blockchain saat ini, dengan menawarkan solusi interoperabilitas multi-chain yang inovatif.

Tema whitepaper Soma adalah “Soma: Protokol Blockchain Generasi Berikutnya untuk Mendukung Interoperabilitas Lintas Rantai Tanpa Hambatan”. Keunikan Soma terletak pada pengenalan “lapisan status terpadu” dan “mekanisme konsensus adaptif”, serta penggunaan “arsitektur modular” untuk memungkinkan pergerakan aset dan data secara bebas antar chain heterogen; makna Soma adalah secara signifikan meningkatkan efisiensi dan keterpaduan jaringan blockchain, memberikan pengalaman lintas chain yang lebih mulus bagi pengguna, serta menyediakan fondasi kuat bagi pengembang untuk membangun aplikasi multi-chain.

Tujuan awal Soma adalah mengatasi “efek pulau” di blockchain, membangun jaringan terdesentralisasi yang benar-benar saling terhubung. Inti whitepaper Soma adalah: dengan membangun “lapisan status terpadu” yang dapat dipercaya di antara berbagai blockchain dan memperkenalkan “mekanisme konsensus adaptif”, Soma dapat mewujudkan interoperabilitas aset dan informasi yang mulus dan efisien di antara banyak chain heterogen, tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi, sehingga membuka era baru aplikasi multi-chain.

Peneliti yang tertarik dapat mengakses whitepaper Soma asli. Tautan whitepaper Soma: https://soma.co/documents/

Ringkasan whitepaper Soma

Penulis: Luca Ferraro
Terakhir diperbarui: 2025-11-24 02:43
Berikut ini adalah ringkasan dari whitepaper Soma, dijelaskan dengan bahasa yang sederhana agar kamu dapat dengan cepat memahami whitepaper Soma dan memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang Soma.

Apa itu Soma

Teman-teman, bayangkan, saat kita belanja online, seringkali terasa kurang hangat, bukan? Penjual dan pembeli seperti terpisah oleh kaca, terasa dingin. Selain itu, bagaimana kita tahu barang yang dibeli itu asli dan bukan palsu? Proyek Soma hadir untuk membawa nuansa 'berbelanja' di dunia nyata ke dalam blockchain. Ini bukan sekadar marketplace jual beli, tapi lebih seperti 'pasar sosial' yang hangat dan penuh interaksi.


Sederhananya, Soma adalah ekosistem berbasis teknologi blockchain yang menggabungkan pasar terdesentralisasi dengan platform media sosial. Bayangkan sebuah komunitas di mana kamu bisa jual beli barang sekaligus berinteraksi dan berbagi dengan teman-teman. Di komunitas ini, transaksi berlangsung aman dan terpercaya, tanpa perantara yang mengambil keuntungan, karena semuanya 'terdesentralisasi', seperti bertransaksi langsung dengan lawan bicara.


Target utama Soma adalah mereka yang ingin mengembalikan interaksi sosial dalam transaksi dan peduli pada keaslian barang. Proses tipikalnya: pengguna memposting info barang di platform, membangun kepercayaan lewat interaksi sosial, lalu memanfaatkan teknologi blockchain Soma untuk memverifikasi asal-usul dan kepemilikan barang, hingga akhirnya transaksi selesai. Dalam proses ini, token komunitas Soma (SCT) digunakan sebagai insentif, mendorong partisipasi aktif dan membuat komunitas semakin hidup.


Visi Proyek & Nilai Utama

Visi Soma adalah mengatasi beberapa masalah utama di platform e-commerce tradisional. Di platform konvensional, kita sering menemui pengguna anonim dan toko yang kurang personal, sehingga unsur 'sosial' dalam transaksi hilang. Lebih parah lagi, pembeli sulit memastikan keaslian barang.


Soma ingin membawa elemen media sosial agar transaksi lebih personal dan interaktif. Mereka juga ingin memberi penghargaan kepada kontributor komunitas yang memberikan layanan bernilai. Bayangkan, jika kamu ahli autentikasi barang dan membantu orang lain mengenali barang palsu di Soma, kamu akan mendapat hadiah token SCT. Nilai utama Soma adalah: dengan teknologi blockchain, tidak hanya memastikan keaslian barang, tapi juga membuat proses transaksi lebih manusiawi dan memberi penghargaan layak bagi kontributor komunitas.


Fitur Teknologi

Sebagai proyek blockchain, inti teknologi Soma adalah memanfaatkan keunggulan blockchain untuk mengatasi masalah kepercayaan dan transparansi.


  • Basis Blockchain: Seluruh ekosistem Soma dibangun di atas blockchain, artinya semua transaksi dan pencatatan informasi bersifat transparan dan tidak bisa diubah.

  • Protokol Heimdall: Untuk mengatasi masalah barang palsu, Soma memperkenalkan teknologi bernama 'Protokol Heimdall'. Protokol ini seperti detektif super, mampu memverifikasi kepemilikan dan riwayat asal barang di blockchain, sehingga efektif mencegah peredaran produk palsu.

  • Platform Ethereum: Berdasarkan informasi yang ada, token Soma (SCT) berjalan di platform Ethereum. Ethereum adalah platform blockchain yang matang, mendukung pengembangan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Tokenomics

Token inti dari proyek Soma adalah Soma Community Token, disingkat SCT.


  • Simbol Token: SCT

  • Fungsi Utama: SCT berperan penting di ekosistem Soma. Pertama, menyediakan likuiditas dan keamanan internal platform. Kedua, sebagai sistem insentif untuk mendorong perilaku positif di komunitas, seperti partisipasi aktif, berbagi konten atau layanan bernilai, dan lain-lain.

  • Blockchain Penerbit: Token SCT berjalan di platform Ethereum.

  • Total & Sirkulasi: Menurut data CoinMarketCap, total suplai Soma sekitar 14.418.073,83 SCT, dengan suplai beredar sekitar 9.771.527,03 SCT.

  • Status Saat Ini: Perlu dicatat, beberapa platform data menunjukkan kapitalisasi pasar Soma (SCT) saat ini tidak terlacak atau volume perdagangannya nol, yang bisa berarti proyek ini sedang tidak aktif atau likuiditasnya sangat rendah.

Tim, Tata Kelola & Pendanaan

Terkait anggota inti tim Soma, karakteristik tim, mekanisme tata kelola, dan kondisi pendanaan, saat ini informasi detail yang tersedia untuk publik sangat terbatas. Dalam proyek blockchain, transparansi tim, model tata kelola, dan kesehatan pendanaan biasanya menjadi indikator penting untuk menilai keberlanjutan proyek. Karena kurangnya informasi di aspek ini, kami tidak dapat memberikan penilaian spesifik tentang tim dan tata kelola Soma.


Peta Jalan

Saat ini, informasi detail tentang peta jalan masa depan proyek Soma masih minim. Namun, di tahap awal (2018), Soma pernah menyebut beberapa penyesuaian, seperti memindahkan pasar percontohan dari Singapura ke Amerika Serikat dan Eropa, serta menyesuaikan mekanisme airdrop. Informasi historis ini menunjukkan bahwa proyek pernah melakukan penyesuaian strategi berdasarkan umpan balik pasar. Namun, untuk rencana pengembangan terbaru atau masa depan, belum ada data publik yang jelas.


Peringatan Risiko Umum

Teman-teman, saat mempelajari proyek blockchain apa pun, kita harus tetap waspada dan menyadari potensi risikonya. Untuk proyek Soma, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:


  • Risiko Aktivitas Proyek: Beberapa platform data kripto menunjukkan token Soma (SCT) saat ini berstatus 'tidak terlacak', atau kapitalisasi pasar dan volume perdagangannya nol. Ini bisa berarti proyek sedang tidak aktif, atau tokennya kurang likuid. Bagi investor, token yang kurang likuid bisa sulit untuk diperjualbelikan.

  • Risiko Ketepatan Informasi: Beberapa informasi inti tentang Soma, seperti isi whitepaper, berasal dari tahun-tahun awal (misal 2018). Teknologi blockchain berkembang pesat, proyek lama bisa menghadapi tantangan pembaruan teknologi dan perubahan pasar. Jika proyek tidak terus berkembang, daya saingnya bisa menurun.

  • Risiko Kebingungan Pasar: Ada beberapa proyek bernama 'Soma' atau dengan singkatan serupa, yang bisa menyebabkan kebingungan dan menyulitkan identifikasi proyek yang benar. Pastikan selalu memeriksa simbol token (SCT) dan deskripsi proyek agar tidak salah fokus.

  • Risiko Teknologi & Keamanan: Semua proyek blockchain berpotensi menghadapi celah smart contract, serangan jaringan, dan risiko teknis lainnya. Meski Soma menyebut Protokol Heimdall, detail audit keamanan dan ketahanan risikonya perlu data lebih lanjut untuk dievaluasi.

  • Risiko Kepatuhan & Operasional: Dengan regulasi kripto global yang terus berubah, kepatuhan proyek bisa menjadi tantangan. Selain itu, jika tim tidak aktif atau manajemen buruk, perkembangan jangka panjang proyek juga bisa terpengaruh.

Ingat, peringatan risiko di atas tidak mencakup segalanya, dan setiap investasi selalu berpotensi rugi. Ini sama sekali bukan saran investasi.


Daftar Verifikasi

Saat meneliti proyek Soma lebih dalam, kamu bisa mencoba mendapatkan dan memverifikasi informasi lewat cara berikut:


  • Alamat Kontrak di Blockchain Explorer: Berdasarkan info yang ada, alamat kontrak Soma (SCT) adalah
    0x63b9...441a3d
    . Kamu bisa cek di blockchain explorer Ethereum (seperti Etherscan) untuk melihat distribusi pemegang token, riwayat transaksi, dan lainnya.

  • Situs Resmi: Situs resmi adalah
    soma.co
    . Kunjungi situs untuk info dan pengumuman resmi terbaru. Namun, karena proyek mungkin tidak aktif, konten situs bisa jadi tidak diperbarui secara berkala.

  • Aktivitas GitHub: Cek apakah proyek punya repositori GitHub publik, dan lihat frekuensi update kode serta kontribusi komunitas. GitHub yang aktif biasanya menandakan proyek masih dikembangkan secara aktif.

  • Forum Komunitas/Media Sosial: Cari akun resmi atau komunitas Soma di Twitter, Telegram, Discord, dan media sosial lain untuk mengetahui tingkat diskusi komunitas dan interaksi tim.

Ringkasan Proyek

Secara umum, Soma awalnya dirancang sebagai pasar sosial blockchain yang inovatif, bertujuan mengatasi kekurangan e-commerce tradisional dalam interaksi sosial dan keaslian barang melalui pendekatan terdesentralisasi. Soma ingin memanfaatkan blockchain untuk memverifikasi asal barang dan memberi insentif kontribusi komunitas lewat token SCT.


Namun, berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, token Soma (SCT) tampaknya kurang aktif di pasar, dengan beberapa platform data menunjukkan kapitalisasi pasar tidak terlacak atau volume perdagangan nol. Ini bisa menandakan perkembangan proyek yang lambat atau tidak aktif dalam beberapa waktu terakhir. Untuk proyek blockchain mana pun, pengembangan berkelanjutan, dukungan komunitas, dan likuiditas pasar adalah kunci keberhasilan.


Jadi, jika kamu tertarik dengan Soma, sangat disarankan untuk melakukan riset mandiri yang lebih mendalam, serta mempertimbangkan data pasar dan perkembangan proyek terbaru sebelum mengambil keputusan. Ingat, pasar kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi, konten ini bukan saran investasi apa pun.

Disclaimer: Penafsiran di atas merupakan pendapat pribadi penulis. Silakan verifikasi keakuratan semua informasi secara mandiri. Interpretasi ini tidak mewakili pandangan platform dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Untuk detail lebih lanjut tentang proyek ini, silakan lihat whitepapernya.

Bagaimana pendapat kamu tentang proyek Soma?

BagusBuruk
YaTidak