Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Unity Melonjak karena Pendapatan Kuat Meski Volume $310 juta Hanya Peringkat ke-443
101 finance·2026/02/27 00:57

Dana Kredit Pribadi Apollo Mengurangi Nilai Portofolio Karena Pinjaman Bermasalah
101 finance·2026/02/27 00:53
Jefferies Anjlok 3,41% saat Volume Perdagangan Melonjak ke Peringkat ke-437 di Tengah Pengawasan Hukum
101 finance·2026/02/27 00:53
Paycom Naik 4,75% dengan Volume $330J, Melonjak ke Peringkat 426 dalam Aktivitas Pasar
101 finance·2026/02/27 00:52
Kilat
00:59
Shanghai Shipping Exchange: Situasi geopolitik yang terus berlanjut menyebabkan tarif sebagian besar rute pelayaran naik minggu iniMenurut Golden Ten Data pada 28 Maret, berdasarkan informasi dari Shanghai Shipping Exchange, karena situasi geopolitik yang tegang masih berlanjut, pasar transportasi jalur terkait terus terdampak, sehingga pasar transportasi peti kemas ekspor Tiongkok terus menghadapi ujian dari situasi geopolitik. Pada minggu ini, tarif sebagian besar jalur pelayaran jarak jauh mengalami kenaikan, yang mendorong naiknya indeks komposit. Pada 27 Maret, Shanghai Shipping Exchange merilis Indeks Harga Komposit Pengiriman Ekspor Peti Kemas Shanghai sebesar 1826,77 poin, naik 7,0% dibanding periode sebelumnya.
00:50
Dua paus masing-masing membuka posisi long dan short BRENTOIL, dengan nilai 6,5 juta dan 7,6 juta dolar AS.PANews 28 Maret melaporkan, menurut pemantauan Onchain Lens, whale "0xb19" telah menyetor 2 juta dolar AS USDC ke HyperLiquid dan membuka posisi long BRENTOIL sebanyak 60.964 kontrak dengan leverage 4 kali, senilai 6,5 juta dolar AS. Selain itu, whale "0xfee" membuka posisi short BRENTOIL sebanyak 71.519 kontrak dengan leverage 8 kali, senilai 7,6 juta dolar AS.
00:42
Militer Israel Menyerang Fasilitas Nuklir Iran, Memperburuk Ketegangan di Timur Tengah: Krisis Selat Hormuz Terjadi, Pasar Global Mengalami Volatilitas ParahBlockBeats News, 28 Maret. Tadi malam dan pagi ini, situasi di Timur Tengah kembali memanas. Pasukan Pertahanan Israel mengonfirmasi bahwa mereka telah melancarkan serangan udara terhadap dua fasilitas nuklir utama di Iran, termasuk reaktor air berat di Fordow di provinsi tengah dan fasilitas pengayaan uranium di provinsi Yazd, dengan menyatakan bahwa tujuan tindakan tersebut adalah untuk terus melemahkan kemampuan nuklir Iran. IDF menyatakan bahwa fasilitas-fasilitas ini tidak hanya mampu memproduksi bahan nuklir tetapi juga merupakan aset ekonomi penting bagi Iran. Sebelumnya, reaktor air berat ini telah menjadi target serangan udara pada Juni 2025. Menanggapi hal tersebut, Iran mengambil sikap tegas. Garda Revolusi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, memblokir kapal-kapal yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel, sehingga beberapa kapal kargo internasional terpaksa berbalik arah. Iran juga memperingatkan bahwa mereka mungkin akan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas industri di Israel dan beberapa negara kawasan lainnya, dengan pasukan Houthi menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung dalam konflik di bawah kondisi tertentu. Dari pihak Israel, mereka kembali mengisyaratkan adanya eskalasi, dengan Menteri Pertahanan menyatakan bahwa serangan terhadap Iran akan terus diperluas, dan mereka telah mengambil tindakan terhadap target-target di seluruh Tehran. Amerika Serikat mengambil sikap yang relatif tertahan, hanya menyatakan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk invasi darat namun memperkirakan konflik dapat berlangsung selama 2 hingga 4 minggu. Presiden Trump menegaskan dalam pidatonya bahwa Iran "harus tetap menjaga Selat Hormuz tetap terbuka," sempat salah ucap dengan menyebutnya sebagai "Selat Trump." Sementara itu, upaya diplomatik sedang berlangsung di kawasan. Menurut Reuters, Qatar, Oman, dan Kuwait secara diam-diam melakukan mediasi untuk gencatan senjata, sementara Arab Saudi, UAE, dan Bahrain bersiap untuk eskalasi dan secara tegas menentang penggunaan berkelanjutan selat oleh Iran sebagai alat tawar-menawar. Risiko geopolitik telah dengan cepat menyebar ke pasar global. Karena kekhawatiran terhadap pasokan minyak di Timur Tengah, harga minyak mentah kembali naik di atas $100, harga emas spot kembali melampaui angka $4500, dan premi kontrak berjangka aluminium terdekat LME mencapai rekor tertinggi. Saham AS berada di bawah tekanan, dengan Nasdaq masuk ke wilayah koreksi teknis dari posisi tertinggi, dan tiga indeks utama umumnya mencatatkan posisi terendah baru. Terdapat juga ketidakpastian di tingkat makro dan kebijakan: Fitch mempertahankan rating Israel "A" tetapi dengan prospek negatif; Kongres AS kembali menemui kebuntuan terkait pendanaan Keamanan Dalam Negeri, sehingga meningkatkan risiko penutupan pemerintah; Rusia mengumumkan larangan ekspor bensin mulai April, yang dapat semakin mengganggu lanskap pasokan energi. Saat ini, konflik di Timur Tengah telah berkembang pesat dari "serangan lokal" menjadi tahap berisiko tinggi berupa "pertarungan kekuatan regional + keterkaitan pasar global." Jalur transportasi energi dan harga komoditas telah menjadi variabel inti, dan arah situasi di masa mendatang masih sangat tidak pasti.
Berita