Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.


XRP terjebak di antara support $1,15 dan tekanan jual besar di $1,50: Apa yang akan terjadi selanjutnya?
AMBCrypto·2026/02/19 18:05
Mengapa Saham Bitdeer Turun pada Hari Kamis?
Finviz·2026/02/19 18:02
ATT × PinGo Alliance Menjembatani Lalu Lintas Iklan Web2 dengan Infrastruktur Web3
BlockchainReporter·2026/02/19 18:01

Apa yang Terjadi dengan Saham JFB Construction pada Hari Kamis?
Finviz·2026/02/19 17:53


Pendapatan Jones Lang Q4 Melebihi Perkiraan, Pendapatan Naik dari Tahun ke Tahun
Finviz·2026/02/19 17:45
TELFY vs. TLK: Mana Saham yang Lebih Bernilai?
Finviz·2026/02/19 17:45
Mengapa Bank OZK (OZK) Naik 3,5% Sejak Laporan Pendapatan Terakhir?
Finviz·2026/02/19 17:39
Kilat
15:32
Menurut sumber yang mengetahui, penawaran akuisisi perusahaan jaringan serat optik Xpfiber milik taipan telekomunikasi Patrick Drahi telah berada di kisaran 6 miliar hingga 8 miliar euro.Penjualan aset kali ini merupakan salah satu langkah kunci yang diambil Drahi untuk meringankan beban utang berat perusahaan induknya, Altice Group. Sejumlah calon pembeli telah mengajukan minat awal untuk mengakuisisi, termasuk lembaga investasi global terkemuka KKR & Co LP. Rentang penawaran tersebut mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap aset infrastruktur telekomunikasi Eropa, sekaligus menyoroti tantangan penilaian di tengah situasi pembiayaan saat ini. Analis mencatat bahwa harga transaksi akhir akan bergantung pada penilaian pembeli terhadap potensi pertumbuhan arus kas Xpfiber di masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, Drahi secara konsisten melakukan divestasi aset untuk mengoptimalkan neraca keuangan, dan proses penjualan Xpfiber kali ini dipandang sebagai indikator penting untuk menguji minat pasar terhadap portofolio asetnya. Jika transaksi berhasil diselesaikan, maka akan secara signifikan meningkatkan fleksibilitas keuangan Altice dan menciptakan ruang bagi penyesuaian strategi selanjutnya.
15:32
Untuk meredakan tekanan ekonomi akibat kenaikan harga minyak bagi para pengemudi ride-hailing, Lyft secara resmi meluncurkan program bantuan khusus selama 60 hari.Rencana ini akan mulai berlaku secara resmi pada 27 Maret dan berakhir pada 26 Mei, selama periode tersebut akan memberikan subsidi biaya bahan bakar untuk pengemudi di platform. Melalui langkah sementara ini, Lyft bertujuan membantu komunitas pengemudi menghadapi tekanan biaya operasional akibat fluktuasi harga bahan bakar baru-baru ini. Perusahaan menyatakan akan terus mengevaluasi situasi pasar, menjaga kestabilan pendapatan pengemudi sekaligus memastikan layanan transportasi tetap berjalan lancar.
15:25
Raymond James menaikkan target harga BP dan Chevron```htmlGlonway 25 Maret|Raymond James menaikkan target harga British Petroleum dari 40 dolar AS menjadi 52 dolar AS, dan target harga Chevron dari 187 dolar AS menjadi 238 dolar AS. (Glonway)```
Berita