13:46
Morgan Stanley: Dana Mungkin Beralih dari Saham Teknologi, Saham AS Dapat Bertransisi ke Rotasi yang Lebih LuasPada 15 Juni, Morgan Stanley menyatakan bahwa struktur naik pasar saham Amerika Serikat mungkin sedang berubah, dengan dana diperkirakan akan mengalir dari sektor teknologi yang bernilai tinggi ke berbagai industri siklikal. Tim strategi yang dipimpin oleh Michael Wilson mencatat bahwa seiring risiko geopolitik mereda, harga minyak turun, dan tekanan terhadap suku bunga serta nilai dolar berkurang, lingkungan pasar secara bertahap menjadi menguntungkan bagi kinerja aset yang sensitif terhadap ekonomi, yang dapat memberikan peluang bagi sektor-sektor yang sebelumnya tertinggal untuk mengejar ketertinggalan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa reli pasar saham Amerika Serikat baru-baru ini terutama terfokus pada saham teknologi, tetapi industri siklikal (termasuk barang konsumsi diskresioner, transportasi, dan bank regional) masih kurang terwakili, menandakan potensi masuknya modal. Ekspektasi terbaru terkait meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta peningkatan akses melalui Selat Hormuz juga telah meningkatkan selera risiko pasar. Karen Ward, seorang strategis di JPMorgan Asset Management di Eropa, juga menekankan bahwa penurunan harga minyak bisa menjadi faktor pendukung penting bagi pasar saham dan mungkin mendorong bank sentral global untuk lebih menggeser kebijakan ke arah pelonggaran. Ia memperkirakan harga minyak dapat turun ke sekitar $70 per barel dalam waktu dekat. Selain itu, tim strategi Deutsche Bank percaya bahwa keunggulan relatif jangka panjang pasar saham Amerika Serikat mungkin akan melemah, sementara pasar Eropa, dengan proporsi saham siklikal yang lebih tinggi, menunjukkan daya tarik relatif. Secara keseluruhan, institusi secara umum yakin apabila risiko geopolitik terus mereda dan inflasi menurun, pasar saham Amerika Serikat mungkin akan bertransisi dari 'pasar struktural yang didominasi teknologi' menjadi 'pasar rotasi siklikal yang lebih seimbang'.