Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.



IPG Photonics (NASDAQ:IPGP) Laporkan Kinerja Positif di Kuartal Keempat
Finviz·2026/02/12 13:25

Commerce (NASDAQ:CMRC) Gagal Memenuhi Proyeksi Pendapatan Q4 CY2025, Saham Turun
101 finance·2026/02/12 13:25

Belden (NYSE:BDC) Mencatat Kinerja Mengesankan pada Q4 CY2025
Finviz·2026/02/12 13:24
Optimum Communications (NYSE:OPTU) Laporkan Penjualan Q4 CY2025 Melebihi Ekspektasi
101 finance·2026/02/12 13:22
LSEG akan membangun platform penyelesaian digital yang ramah blockchain
101 finance·2026/02/12 13:22

Bruker (NASDAQ:BRKR) melampaui ekspektasi penjualan pada kuartal keempat tahun fiskal 2025
101 finance·2026/02/12 13:22

Open World dan VerifyMe Tandatangani Perjanjian Merger
Finviz·2026/02/12 13:22

Kilat
14:56
Pusat Pengembangan Industri Aluminium Baru di Oklahoma Mencapai Kemajuan SignifikanPerusahaan Aluminium Amerika Serikat telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Emirates Global Aluminium (EGA) dan Century Aluminium, yang akan memberikan dorongan baru bagi industri aluminium di negara bagian tersebut. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan keunggulan ketiga pihak dalam pasokan bahan baku, teknologi peleburan, dan tata letak kapasitas produksi, guna mempercepat penyempurnaan rantai industri aluminium regional. Isi perjanjian mencakup pertukaran teknologi, peningkatan kapasitas, serta produksi aluminium berkelanjutan di berbagai aspek. Yang patut dicatat, Century Aluminium akan memimpin penerapan teknologi peleburan aluminium berbasis energi bersih dengan mengandalkan pengalaman operasionalnya di Amerika Serikat. Sementara itu, EGA akan membagikan teknologi eksklusif DX+ sel elektrolisis berukuran besar miliknya, untuk membantu meningkatkan standar efisiensi energi pabrik peleburan aluminium di negara bagian tersebut. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadikan Oklahoma sebagai salah satu basis produksi aluminium penting di Amerika Utara. Sumber daya energi terbarukan yang melimpah dan keunggulan logistik lokal, dikombinasikan dengan sinergi teknologi dari ketiga perusahaan, berpotensi mengubah lanskap industri aluminium di Midwest Amerika Serikat. Para pelaku industri menunjukkan bahwa perjanjian ini tidak hanya akan menciptakan banyak lapangan kerja, tetapi juga dapat mendorong perusahaan rantai industri hulu dan hilir untuk berkumpul di wilayah tersebut. Seiring dengan meningkatnya permintaan aluminium rendah karbon dari industri kendaraan listrik dan fotovoltaik, kerja sama ini hadir pada waktu yang tepat. Ketiga perusahaan menyatakan akan membangun rantai pasokan vertikal dari alumina hingga aluminium berkualitas tinggi melalui integrasi sumber daya, memperkuat daya saing global Amerika Serikat di bidang aluminium ramah lingkungan.
14:55
Bitwise mengakuisisi penyedia layanan staking institusional Chorus OneJinse Finance melaporkan bahwa perusahaan manajemen aset kripto, Bitwise Asset Management, hari ini mengumumkan akuisisi penyedia layanan staking institusional, Chorus One. Chorus One kini telah bergabung dengan divisi staking Bitwise, Bitwise Onchain Solutions (disingkat "BOS"). Tim inti Chorus One akan bergabung dengan Bitwise, sementara CEO sekaligus Co-Founder Chorus One, Brian Crain, akan bergabung sebagai penasihat. Melalui transaksi ini, jumlah karyawan Bitwise secara global kini mendekati 200 orang, semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin di bidang aset digital.
14:54
Meta berencana untuk kembali memasuki pasar stablecoin pada akhir tahun 2026.BlockBeats News, 24 Februari, menurut CoinDesk, setelah kegagalan proyek stablecoin Diem milik Meta (sebelumnya Facebook), Meta berencana untuk kembali memasuki pasar stablecoin pada akhir tahun 2026.
Berita