Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.


Pangsa pasar anjlok 60%, apakah Hyperliquid masih bisa bangkit?
AIcoin·2025/12/17 09:13
Rusia "dalam keadaan apa pun" menolak pembayaran dengan bitcoin
币界网·2025/12/17 09:05

Obrolan Santai Redaksi Odaily (17 Desember)
Odaily星球日报·2025/12/17 09:04
EtherFi Bergabung dengan ETHGas Marketplace untuk Memungkinkan Transaksi Ethereum Tanpa Gas dan Meningkatkan Ekonomi Validator
BlockchainReporter·2025/12/17 09:04

Lark Davis menyatakan bahwa Chainlink jauh lebih baik daripada XRP.
币界网·2025/12/17 08:50

ETF Bitcoin Mengalami Outflow Sebesar $277 Juta Lagi karena Pemegang Jangka Panjang Menjual
Coinspeaker·2025/12/17 08:50
Prediksi Harga Decentraland 2026-2030: Bisakah MANA Akhirnya Mencapai Tonggak $1 yang Sulit Dicapai?
Bitcoinworld·2025/12/17 08:50
Kilat
04:14
Data: Total arus keluar bersih ETF spot Ethereum kemarin mencapai 71,16 juta dolar AS, dengan iShares ETHA milik BlackRock mencatat arus keluar bersih terbesar sebesar 46,66 juta dolar AS.Berdasarkan laporan ChainCatcher, menurut data SoSoValue, kemarin (waktu Amerika Timur 2 April), total arus keluar bersih ETF spot Ethereum mencapai 71,168,800 dolar AS.
04:14
Capital Economics: Gelombang Pemindahan Biaya Energi Dimulai, Risiko Inflasi Non-Bahan Bakar Global Meningkat Tajam```htmlGolden Ten Data, 3 April — Ekonomis Capital Economics, Simon MacAdam, menyatakan bahwa kenaikan harga energi dapat memberikan dampak inflasi tidak langsung pada komoditas non-bahan bakar di seluruh dunia. MacAdam menilai, lonjakan harga energi akan mendorong perusahaan untuk membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen, sehingga menyebabkan kenaikan harga pada listrik, makanan, serta bidang transportasi yang merupakan proyek non-bahan bakar. Ia secara khusus menyebutkan bahwa produksi makanan termasuk industri yang intensif energi, terutama di tahapan produksi pupuk; dan kenaikan inflasi pangan kemudian akan meningkatkan tekanan harga di sektor restoran dan perhotelan. Selain itu, kejutan harga energi juga akan meningkatkan biaya produksi bahan material intensif energi, seperti logam halus, karet daur ulang, dan pulp kayu.```
04:06
Krisis energi tidak menghalangi ambisi ekspansi: Microsoft (MSFT.US) meningkatkan investasinya di Jepang sebesar 10 miliar dolar AS, bekerja sama dengan SoftBank dan Sakura untuk membangun infrastruktur cloud AI bersama.Langkah ini merupakan bagian penting dari upaya perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat tersebut untuk memperluas layanan kecerdasan buatan (AI) di kawasan Asia, di mana permintaan terhadap layanan AI semakin meningkat.
Berita trending
LainnyaCapital Economics: Gelombang Pemindahan Biaya Energi Dimulai, Risiko Inflasi Non-Bahan Bakar Global Meningkat Tajam
Krisis energi tidak menghalangi ambisi ekspansi: Microsoft (MSFT.US) meningkatkan investasinya di Jepang sebesar 10 miliar dolar AS, bekerja sama dengan SoftBank dan Sakura untuk membangun infrastruktur cloud AI bersama.
Berita