Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.


Cara Bermain Bitcoin di HP untuk Pemula di 2026
Pintu·2026/02/21 00:30

5 Cara Investasi Crypto Jangka Pendek 2026, Ini Keuntungannya!
Pintu·2026/02/20 23:33

Miliarder AS Leon Cooperman Menambah Kepemilikan Saham di Manchester United
Liputan6·2026/02/20 23:24

Pertamina Pastikan Impor Energi dari AS Lewat Tender Terbuka
Liputan6·2026/02/20 17:57

Pertamina Patra Niaga Beli Minyak dan LPG dari 2 Perusahaan AS
Liputan6·2026/02/20 14:18

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Jadi Peluang Suku Bunga Kredit Turun
Liputan6·2026/02/20 12:03

Dampak BI Tahan Suku Bunga 4,75% terhadap Rupiah
Liputan6·2026/02/20 12:03

Rupiah Dibayangi Sentimen Geopolitik hingga Tarif Dagang, Begini Prediksi Pekan Depan
Liputan6·2026/02/20 10:51

Tarif Resiprokal AS-RI Resmi Diteken, Rupiah Menguat Tipis
Liputan6·2026/02/20 10:51

Indonesia Wajib Beli Minyak dan Gas dari AS, Rencana Setop Impor Solar Jadi?
Liputan6·2026/02/20 10:51
Kilat
22:40
SpaceX memberikan 200 juta saham insentif tambahan kepada Elon MuskMenurut laporan Jinse Finance pada 27 April, dikutip dari TheInformation, jika valuasi SpaceX mencapai target 6,6 triliun dolar AS dan mendirikan koloni di Mars dengan setidaknya 1 juta penduduk, Elon Musk akan mendapatkan hingga 200 juta saham tambahan.
22:39
Goldman Sachs secara signifikan menaikkan perkiraan harga minyak, pasar minyak global beralih dari surplus menjadi defisit besar1. Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga Brent crude oil untuk kuartal keempat 2026 menjadi 90 dolar AS per barel, dan perkiraan harga West Texas Intermediate crude oil menjadi 83 dolar AS per barel, terutama disebabkan oleh penurunan produksi minyak mentah di Timur Tengah. Goldman Sachs memperkirakan produksi minyak mentah Timur Tengah akan turun sebesar 14,5 juta barel per hari, menyebabkan penurunan stok minyak global pada bulan April dengan kecepatan rekor 11 hingga 12 juta barel per hari.2. Pasar minyak global akan berubah dari kelebihan pasokan sebesar 1,8 juta barel per hari pada 2025, menjadi defisit besar sebesar 9,6 juta barel per hari pada kuartal kedua 2026. Permintaan minyak global pada kuartal kedua akan turun sebesar 1,7 juta barel per hari, dan sepanjang tahun 2026 akan turun 100 ribu barel per hari. Hal ini mencerminkan bahwa gangguan pada sisi suplai jauh melebihi penurunan pada sisi permintaan.
22:26
Negosiasi damai antara AS dan Iran mengalami kebuntuan, harga minyak mentah berjangka naik lebih dari 2% pada awal perdagangan SeninGolden Ten Data melaporkan pada 27 April bahwa pada awal perdagangan hari Senin, harga minyak mentah berjangka naik lebih dari 2%, disebabkan oleh kebuntuan dalam perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran, sementara volume pengiriman minyak melalui Selat Hormuz masih terbatas, sehingga pasokan minyak global tetap ketat. Baru-baru ini, harga minyak mentah berjangka berfluktuasi tajam; para trader tidak hanya harus memprediksi kapan ekspor minyak dari Teluk Persia akan dimulai kembali, tetapi juga waktu yang dibutuhkan agar produksi di kawasan tersebut kembali ke tingkat sebelum perang. Trump pada hari Minggu menyatakan bahwa karena Iran tidak dapat mengekspor minyak, tekanan domestik negara tersebut terus meningkat, yang mungkin dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada infrastruktur ekspor energinya. Analis Goldman Sachs pada hari Minggu menyampaikan bahwa mereka menunda perkiraan waktu pemulihan tingkat ekspor normal melalui Selat Hormuz dari pertengahan Mei menjadi akhir Juni. Sementara itu, mereka juga menaikkan proyeksi harga minyak mentah WTI kuartal keempat dari 75 dolar AS per barel menjadi 83 dolar AS per barel.