Tahun 2025 menandai titik balik bersejarah untuk pendanaan dalam ekosistem kripto. Dengan pertumbuhan tahunan sebesar 150% dibandingkan tahun 2024, sektor ini menarik perhatian investor lebih banyak dari sebelumnya. Apa pendorong ledakan ini, dan mata uang kripto mana yang paling diuntungkan?
Pada tahun 2025, pasar penggalangan dana kripto sedang booming, dengan lebih dari 21 miliar dolar yang telah dikumpulkan sejak awal tahun. Pertumbuhan pesat ini, 150% lebih tinggi dibandingkan tahun 2024, dijelaskan oleh aktivitas rekor pada kuartal kedua dan ketiga tahun 2025. Berikut beberapa contoh luar biasa tahun ini:
Ledakan penggalangan dana kripto di tahun 2025 ini menggambarkan antusiasme investor institusi dan kematangan pasar yang semakin berkembang. Sektor terdepan meliputi DeFi, kecerdasan buatan, stablecoin, dan infrastruktur blockchain! Ini menegaskan adanya diversifikasi peluang investasi.
Tiga faktor menjelaskan pertumbuhan luar biasa ini. Pertama, regulasi menjadi lebih jelas di beberapa negara, terutama di Amerika Serikat, di mana kerangka kerja stablecoin telah ditetapkan. Keamanan hukum ini menarik investor institusi yang sebelumnya ragu-ragu. Kedua, adopsi oleh perusahaan besar memperkuat kredibilitas sektor. Perusahaan seperti Circle, yang terdaftar di bursa, membuktikan bahwa kripto kini terintegrasi ke dalam ekonomi tradisional.
Akhirnya, inovasi teknologi, terutama dalam AI dan tokenisasi aset nyata, membuka perspektif baru. Elemen-elemen yang digabungkan ini menciptakan lingkungan yang kondusif di mana penggalangan dana kripto tidak lagi hanya untuk proyek spekulatif. Sebaliknya, ini mendukung inisiatif yang berkelanjutan dan dapat diskalakan.
Walaupun Bitcoin dan Ethereum tetap menjadi andalan penggalangan dana kripto, Solana muncul sebagai platform yang wajib diperhitungkan. Memang, berkat biaya rendah dan kecepatannya, Solana menarik semakin banyak proyek DeFi dan NFT. Pada tahun 2025, beberapa penggalangan dana besar terjadi di ekosistemnya, memperkuat posisinya.
Pakar memperkirakan tren ini dapat berlanjut hingga 2026, dengan peningkatan valuasi Solana. Startup memilih blockchain ini karena efisiensinya, yang dapat menjadikannya pemain kunci dalam pendanaan kripto. Jika dinamika ini terus berlanjut, Solana bahkan bisa menyaingi Ethereum dalam jangka menengah.
Dengan pertumbuhan 150% pada tahun 2025, pendanaan kripto menegaskan diri sebagai kekuatan utama. Terlebih lagi, beberapa hari yang lalu, Revolut mencapai valuasi 75 miliar dolar berkat penggalangan dana rekor. Namun, apakah ekspansi ini akan berkelanjutan?